Bali Community
Hadirkan Fitur Message Yourself, Kini WhatsApp Bisa Digunakan untuk Simpan Catatan

Jakarta, Balinesia.id - WhatsApp selalu memberikan berbagai fitur baru yang membuat pengguna merasa nyaman, salah satunya memungkinkan pengguna mengirim pesan teks kepada diri sendiri melalui fitur Message Yourself.
Kini, aplikasi WhatsApp tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Hal ini karena aplikasi perpesanan tersebut memudahkan penggunanya untuk terhubung dengan pengguna lain lebih mudah.
Kedengarannya fitur ini seperti untuk seseorang berkarakter introvert, tapi sebenarnya fitur ini memudahkan pengguna WhatsApp untuk menyimpan catatan, pengingat, dan bahkan menyimpan teks khusus.
- Bank Lestari Bali (BPR) Berbagi 4,6 Ton Beras kepada 37 Panti Asuhan Binaan
- 22 Proyek di 13 Provinsi Senilai Rp37,32 Triliun Ditawarkan ke Investor
- Sri Mulyani Sebut Pelaku Usaha Kecil Buka Usaha sebagai Alat Survivial
Fitur ini juga sudah diluncurkan kepada pengguna pada perangkat Android dan iOS.
Kendati ini banyak pengguna WhatsApp di PC Windows kecewa karena masih tidak tersedia fitur Message Yourself di aplikasi tersebut.
Dari laporan dari WABetaInfo yang dilansir dari laman HT Times, disebutkan bahwa WhatsApp akan merilis fitur Message Yourself untuk pengguna aplikasi WhatsApp untuk perangkat Windows.
- Menteri ESDM: Kecil, Kandungan Lithium dan Stronsium di Lumpur Lapindo
- Penerbangan Makin Ramai, AP1 Layani 51 Reaktivasi dan Pembukaan Rute Baru
- OJK Dorong Penerapan Tata Kelola Pembangunan Berkelanjutan pada Industri Jasa Keuangan
WhatsApp saat ini sedang melakukan hosting fitur untuk pengguna beta saja, tapi ke depannya hal itu akan dirilis untuk pengguna jika fitur tersebut sudah stabil.
Pembaruan juga akan tersedia melalui Microsoft Store untuk diunduh pengguna saat diluncurkan.
Adanya pembaruan tersebut akan memudahkan pengguna untuk melihat jendela obrolan khusus yang hanya berisi Anda sendiri.
Pengguna bisa menyimpan berbagai catatan, daftar belanja, bookmark, pengingat, tautan, gambar, video, dan masih banyak lagi. Pesan tersebut juga disebut aman dan tetap dienkripsi end-to-end. ***
Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.com oleh Justina Nur Landhiani pada 18 Dec 2022