Pemkot Bogor Dukung Kolaborasi MNR dan Budayawan Kembangkan Program Budaya Sunda di Kebun Raya Bogor

Pemkot Bogor Dukung Kolaborasi MNR dan Budayawan Kembangkan Program Budaya Sunda di Kebun Raya Bogor (Dok. PR)

JAKARTA – Pemerintah Kota Bogor mendukung rencana kolaborasi antara PT Mitra Natura Raya (MNR), perusahaan pengelola Kebun Raya Bogor, dan Aliansi Budayawan Sunda untuk mengembangkan sejumlah program budaya Sunda di Kebun Raya Bogor. Kolaborasi di antara kedua pihak ini dipercaya akan semakin melestarikan sekaligus memperkenalkan secara luas kebudayaan Sunda kepada masyarakat, khususnya para generasi muda yang berkunjung ke Kebun Raya Bogor. 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, Iceu Pujiati, menjelaskan Pemkot Bogor memiliki misi besar dalam melestarikan dan memperkenalkan kebudayaan Sunda. Ragam program dan kegiatan juga telah dilakukan Pemkot Bogor agar Kebudayaan Sunda tetap terjaga. Contohnya adalah kewajiban kepada para Aparatur Sipil Negara di Kota Hujan ini untuk menggunakan pakaian kasual yang dikombinasikan dengan produk lokal setiap Selasa. Kewajiban itu telah diatur dalam Peraturan Wali Kota Nomor 30 Tahun 2022.

“Pemkot Bogor berkomitmen kuat agar jati diri kebudayaan Sunda ini terus dijaga, diperkuat, dan disosialisasikan kepada generasi muda. Kami ingin generasi saat ini mengetahui bahwa kebudayaan Sunda di Kota Bogor tidak hanya tentang Kujang, namun juga ada Pangsi dan masih banyak yang lainnya,” kata Iceu dalam acara Ngabuburit DAWALA (Da'wah Wayang dan Lagu) bertajuk "Merajut Kebersamaan Menggapai Hikmah Silaturahmi di Bulan Suci Ramadhan" di Kebun Raya Bogor, Minggu 9 April 2023.

Oleh karenanya, Iceu mengapresiasi PT MNR yang akan memberikan kesempatan kepada para budayawan untuk menampilkan berbagai atraksi kebudayaan, seperti kesenian musik, tarian, dan sastra, di Kebun Raya Bogor. Dengan memberikan ruang berekspresi bagi para budayawan, diharapkan ruang sosialisasi kebudayaan Sunda kepada generasi milenial semakin besar. Pada aspek lainnya, kolaborasi ini juga akan memperkuat eksistensi para budayawan Sunda.

“Kolaborasi antara PT MNR dan Aliansi Budayawan Sunda merupakan sebuah inovasi guna mendukung misi Pemkot Bogor dalam menjaga dan melestarikan kebudayaan Sunda secara berkelanjutan. Kami berharap kerja sama ini berlangsung dalam jangka panjang, sehingga memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat dan Kota Bogor. Paling utama mempertahankan jati diri Kebudayaan Sunda,” kata Iceu.

General Manager Corporate Communication PT MNR, Zaenal Arifin, mengatakan pihaknya senantiasa menjalankan aktivitas di Kebun Raya Bogor yang selaras dengan misi Pemkot Bogor. Selain itu, kerja sama dengan Aliansi Budayawan Sunda merupakan implementasi dari fungsi kebun raya sebagai sumber edukasi, selain konservasi tumbuhan, penelitian, wisata, dan jasa lingkungan. Para pengunjung Kebun Raya Bogor nantinya tidak hanya mendapatkan wawasan tentang keragaman hayati, namun juga kebudayaan Sunda. 

“Kami berterima kasih kepada Pemkot Bogor yang sudah memberikan dukungan kuat terhadap kolaborasi antara PT MNR dan Aliansi Budayawan Sunda. Kepercayaan ini akan kami jalankan dengan maksimal, sehingga kebudayaan Sunda dapat terus terjaga. Kami akan terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Pemkot Bogor agar kolaborasi ini dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat,” kata Zaenal. 

Zaenal melanjutkan, berdasarkan hasil survei internal yang dilakukan PT MNR pada 2020 terhadap para pengunjung, khususnya generasi muda, bahwa hampir 90% berkunjung ke kebun raya dengan tujuan untuk wisata. Dari hasil riset tersebut, PT MNR melakukan serangkaian inovasi seperti menghadirkan QR Code (KTP Tumbuhan), program Study Tour, Tour De Kebun Raya, Virtual Tour, dan sejumlah taman baru meliputi Taman Nepenthes, Taman Kopi, Taman Durian, Taman Anggrek Hitam, serta Taman Bromelia yang berlokasi di Kebun Raya Bogor.

“Berbagai inovasi yang telah kami realisasikan berdampak positif terhadap pertumbuhan jumlah kunjungan di Kebun Raya Bogor. PT MNR optimistis, dengan hadirnya inovasi baru melalui berbagai aktivitas kebudayaan Sunda, akan meningkatkan minat publik untuk berkunjung ke Kebun Raya Bogor sebagai destinasi edukasi dan wisata terbaik bagi masyarakat Indonesia,” ucap Zaenal. 

Perwakilan Aliansi Budayawan Sunda, Cecep Thoriq, menambahkan para budayawan merupakan garda terdepan dalam melestarikan dan memperkenalkan kebudayaan Sunda. Dengan dukungan dari Pemkot Bogor dan tersedianya ruang pertunjukkan bagi para budayawan dari PT MNR, maka akan memudahkan sosialisasi kebudayaan Sunda. “Kami siap memberikan penampilan karya seni terbaik bagi pengunjung Kebun Raya Bogor sekaligus berpartisipasi dalam menjaga marwah Kebun Raya Bogor,” kata Cecep. 


Related Stories