Sinergi Bersama, Kodim 1626/Bangli Kawal Penjemputan Pasien Covid-19 OTG ke Tempat Isoter

Pengawalan anggota Kodim 1626/Bangli terhadap pasien Covid-19 untuk menjalani isoter. (sumber: Istimewa)

Bangli, Balinesia.id - Sinergi bersama memutus rantai penyebaran Covid-19 terus dilakukan pemerintah bersama stakeholder terkait, termasuk jajaran TNI. Di wilayah komando Kodim 1626/Bangli, Babinsa dikerahkan untuk melakukan pendampingan pasien orang tanpa gejala (OTG).

Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Inf I Gde Putu Suwardana S.I.P, mengatakan pihaknya memang menugaskan Babinsa yang bertugas di masing-masing desa turut serta melakukan pendampingan terhadap penjemputan warga binaan yang terkonfirmasi Covid-19 berstatus OTG. Para pasien nantinya akan digiring untuk melakukan isolasi terpusat (isoter) di Balai Diklat RSJ Provinsi Bali, Bangli.

        Baca Juga:

"Ini merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19. Kami berharap kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar dengan pengamanan pengawalan oleh petugas TNI/Polri dan petugas kesehatan berpakaian APD lengkap," katanya Jumat, 27 Agustus 2021.

Ia menjelaskan, kehadiran pihaknya dalam proses tersebut semata-mata untuk melakukan pendampingan demi menjaga situasi kemanaan dan ketertiban masyarakat, selama proses penjemputan warga yang terkonfirmasi Covid-19. Melalui sinergi bersama, pihak pun berharap Covid-19 segera bisa diredam.

        Baca Juga:

"Anggota Kodim 1626/Bangli akan terus melaksanakan monitoring, pemantauan setiap saat terhadap warga di daerah teritorial kami berkaitan dengan penanganan Covid-19 ini," pungkasnya.

Seperti diketahui, saat ini isoter menjadi prioritas yang diambil pemeritah dalam memutus penyebaran Covid-19. Pemerintah menilai isolasi mandiri (isoman) tidak begitu efektif menekan laju penyebaran. jpd

Jero P. Ariana

Jero P. Ariana

Lihat semua artikel

Most Popular








Related Stories