Baliview
Presiden Jokowi: Menyuntik 280 Juta Dosis Vaksin dalam Satu Tahun Bukan Hal Mudah

Jakarta, Balinesia.id - Capaian vaksinasi di Indonesia hingga mencapai 280 juta dosis vaksin yang disuntikkan ke warga di seluruh Tanah Air dalam waktu setahun bukanlah hal yang mudah.
Presiden Joko Widodo mengungkapkan rasa syukur atas tercapainya target capaian vaksinasi Covid-19 di akhir tahun 2021 yang sebelumnya telah ditetapkan oleh pemerintah.
Pemerintah telah menyuntikkan sebanyak lebih dari 280 juta dosis vaksin kepada masyarakat di seluruh Tanah Air.
- Menteri PPN Suharso Manoarfa Kawal Percepatan Penanganan Sampah di Denpasar
- Bandara Ngurah Rai dan Lion Group Bikin Kejutan Penumpang saat Pergantian Tahun
- Menteri Erick Thohir: Kita Ingin Bali sebagai Super Hub bagi Turis Kelautan
"Hati-hati 280 juta dosis yang disuntikkan itu juga bukan barang yang mudah, menyuntik 280 juta kali dalam waktu satu tahun bukan barang yang mudah. Karena geografi kita yang harus, vaksinasi dengan perahu, vaksinasi naik sepeda motor, jalan kaki, atas gunung bukan sesuatu yang mudah,” tuturnya saat memberi sambutan Peresmian Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2022 yang digelar di gedung BEI, Jakarta Pusat, pada Senin, 3 Januari 2022.
Presiden Jokowi melanjutkan, vaksinasi dalam jumlah besar itu, bukan suatu hal yang mudah, mengingat Indonesia memiliki kondisi geografis yang menantang terutama dalam pendistribusian vaksin ke setiap daerah.
"Pada hari ini patut kita syukuri, saya sudah khawatir nanti akhir tahun (2021) target 280 juta dosis vaksin bisa disuntikkan ke seluruh masyarakat tercapai atau tidak. Ternyata tadi pagi saya cek sudah berada di angka 281.299.690 dosis,” ucap Presiden Jokowi dikutip dari siaran pers.
- Presiden Jokowi Bersyukur IHSG Sentuh 10,1 Persen Lampaui Singapura
- Ingin Nonton Drama Korea Full House Gratis dan legal, Simak Streaming iQIYI
- Siagakan 1.011 Rumah Sakit, KSP: Pemerintah Siap Hadapi Lonjakan Omicron
Secara nasional, vaksinasi di Indonesia telah mencapai 70 persen untuk dosis pertama dan 50 persen untuk dosis kedua.
"Hari ini dosis yang pertama sudah 79,6 persen, dosis kedua 54,8 persen. Untuk ibu kota-ibu kota provinsi, kota-kota besar yang interaksi masyarakatnya tinggi juga sudah di atas 70 persen dan 27 provinsi telah mencapai target dosis pertama di atas 70 persen,” tuturnya.
Pihaknya mengapresiasi kerja keras dari semua unsur yang telah mendukung tercapainya target vaksinasi di akhir tahun 2021. Kepala Negara menegaskan bahwa kebersamaan dan gotong royong merupakan modal utama target tersebut dapat tercapai.
“Ini kerja keras kita semuanya, pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, BIN, seluruh perusahaan-perusahaan swasta besar maupun menengah, kecil semuanya bergerak, ormas bergerak, modal kita ada di situ. Kebersamaan, gotong royong inilah adalah modal kita,” tandasnya. (roh) ***