Pemuda Hindu Harus Tumbuh Jadi Generasi Berintegritas

AAGN Ari Dwipayana (Istimewa)

Gianyar, Balinesia.id - Pemuda Hindu harus tumbuh menjadi generasi yang mengedepankan sikap integritas. Sikap tersebut merupakan pembumian atas banyak ajaran luhur Hindu.

"Dalam ajaran agama Hindu terdapat suatu ajaran luhur yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu tri kaya parisudha," kata Koordinator Staf Khusus Presiden, AAGN Ari Dwipayana kala memberi Kuliah Umum PKKMB IAHN Gde Pudja Mataram, Rabu, 25 Agustus 2021 yang diikuti daring dari Ubud, Gianyar.

         Baca Juga:

Ia menjelaskan, prinsip
tri kaya parisudha terdiri dari beberapa prinsip, yaitu satya wacana atau kesetiaan terhadap perkataan yang jujur dan sopan, satya hredaya yaitu sikap teguh terhadap pendirian, satya laksana yaitu sikap senantiasa bertanggungjawab secara benar terhadap segala perbuatan yang dilakukan. "Tri kaya parisudha juga mengandung spirit satya mitra atau kesetiakawanan, satya samaya atau sikap yang senantiasa memenuhi janji, dan satyagraha atau sikap berpegang pada kekuatan kebenaran," kata dia.

        Baca Juga:

Selain konsep tri kaya parisudha, pemuda Hindu juga wajib merealisasikan ajaran tri hita karana sebagai anak tangga membangun integritas diri. Selain itu, umat Hindu juga wajib bersinergi untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada.

"Hal tersebut harus didukung dengan kepekaan umat Hindu dalam melihat permasalahan-permasalahan yang perlu untuk segera diselesaikan sebagai upaya untuk kemajuan umat Hindu maupun masyarakat Indonesia secara lebih luas," kata tokoh Puri Kauhan Ubud ini.

Dalam kuliah umum yang dihadiri akademisi Prof. Dr. I Nengah Duija, M.Si., dan dibuka Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Dr. Ir. I Wayan Wirata, a.Ma., S.E. M.Si., Ari Dwipayana menegaskan bahwa umat Hindu perlu ikut serta dalam upaya mendorong terbentuknya generasi yang unggul. Beberapa hal yang dapat menjadi bekal untuk tercapainya generasi yang unggul di antara nya adalah keterbukaan diri terhadap hal-hal baru (openness to experiences), sifat berhati-hati, ekstraversi, mudah melakukan kesepakatan (agreeableness) dan keikutsertaan secara aktif dalam berbagai permasalahan, baik global maupun domestik.

       Baca Juga:

"Dengan bekal tersebut umat Hindu dapat berkarya dan menghasilkan berbagai hal yang dapat berguna untuk masyarakat secara luas dan dapat menjadi daya saing umat Hindu di ranah nasional maupun internasional," imbuhnya. jpd

Editor: E. Ariana

Related Stories