Ngusaba Kadasa Pura Batur, Polres Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Peta pengalihan arus lalu lintas selama pelaksanaan Ngusaba Kadasa 2022 di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani, Bangli. (Balinesia.id/jpd)

Bangli, Balinesia.id – Polres Bangli menyiapkan rekasaya lalu lintas selama pelaksanaan Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur, Desa Adat Batur, Kintamani, Bangli. Rekayasa lalu lintas dilakukan sebagai langkah antisipasi kemacetan selama pelaksanaan upacara.

Wakapolres Bangli, Kompol I Wayan Suka didampingi Kabag Ops Polres Bangli, Kompol I Ketut Maret, dalam rapat yang digelar di Madya Mandala Pura Ulun Danu Batur, Sabtu, 26 Februari 2022 mengatakan pengamanan terhadap upacara akan dilaksanakannya selama upacara, bahkan akan tetap berlangsung hingga Ngusaba Kadasa di Pura Besakih selesai. “Mengingat seperti tahun-tahun sebelumnya, meski di Batur telah masineb, tapi jika di Besakih belum, maka arus orang sembahyang masih akan ada,” katanya.

Perwira berpangkat melati satu ini mengatakan selama upacara berlangsung, pihaknya akan menerjunkan 80 orang personel yang akan bergabung dengan personel dari TNI, Satpol PP Bangli, dan Pecalang. “Kami siapkan 14 pos pengamanan dan untuk parkir sudah disiapkan tiga buah, yakni di Lapangan Umum Kintamani, Lapangan Tunon, dan parkir VIP di depan Pura Ulun Danu Batur,” katanya.

Baca Juga:

Rekayasa yang disiapkan pada intinya Jalan Bangli-Singaraja yang melewati kawasan inti Pura Ulun Danu Batur akan disterilkan dari akses masyarakat umum, kecuali untuk kendaraan berat. Arus kendaraan dari Singaraja yang menuju Payangan atau Bangli akan dialihkan ke jalan alternatif melalui Jalan Belancan. Sedangkan, arus lalu lintas dari Bangli yang akan menuju Singaraja dialihkan menuju Jalan Bayunggede melalui sejumlah persimpangan, kemudian mengikuti jalur Belancan. Sedangkan, lalu lintas yang berasal dari Payangan akan disekat di Simpang Empat Peludu dengan pilihan jalur ke Jalan Bayunggede jika menuju ke Bangli atau jalur Jalan Belancan jika hendak pergi ke Singaraja.

Selain itu, Suka juga mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan ketika mengikuti upacara Ngusaba Kadasa. “Karena kita masih pandemi, prokes harus tetap dijaga secara disiplin. Tetap pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak. Kami juga minta pihak pura untuk menyediakan barkode Peduli Lindungi di depan pura,” kata dia.

Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur akan berlangsung selama 14 hari, terhitung dari tanggal 16 Maret 2022 hingga 31 Maret 2022. Puncak upacaranya dilaksanakan tanggal 17 Maret 2022. jpd

Editor: E. Ariana

Related Stories