Festival Webinar Pintar 2021, Dorong UMKM Manfaatkan Digitalisasi Tingkatkan Produktivitas

Webinar edukatif dengan tema“Inspirasi Peluang Usaha 2022 Melalui Optimalisasi Digital Untuk UMKM Perempuan Berani Naik Kelas” ini berkolaborasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Indonesia (XL Axiata)

Jakarta, Balinesia.id - Para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) khususnya kaum perempuan agar memanfaatkan momentum digitalisasi ini untuk meningkatkan produktivitas.

Hal itu disampaikan Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini pada Webinar edukatif dengan tema“Inspirasi Peluang Usaha 2022 Melalui Optimalisasi Digital Untuk UMKM Perempuan Berani Naik Kelas” ini berkolaborasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Indonesia pada Senin (20/12/2021).

Dian Siswarini mengatakan, optimalisasi pemanfaatan teknologi digital sangat dibutuhkan UMKM untuk saat ini, ketika tranformasi digital telah mulai dilaksanakan di hampir semua bidang ekonomi.

Para pelaku UMKM, termasuk yang dikelola oleh para perempuan, harus bisa memanfaatkan momentum digitalisasi ini untuk meningkatkan produktivitas atas potensi yang mereka miliki.

Teknologi digital akan memungkinkan mereka untuk menembus pasar yang lebih luas, yang hampir mustahil bisa dijangkau jika tidak online.

Teknologi digital sekaligus akan mempermudah mereka melakukan promosi produk dan jasa secara lebih massif melalui media sosial ataupun platform marketplace. Pada tahun 2022, digitalisasi akan semakin massif dan menjangkau pasar yang semakin luas.

"Semakin banyak konsumen yang mencari dan membeli produk melalui saluran penjualan digital," katanya menegaskan.  

Dalam kaitan itu, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui Sisternet menggelar “Festival Webinar Pintar 2021” yang ditujukan bagi kaum perempuan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Pada kesempatan sama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Bintang Puspayoga mengatakan,masa pandemi ini tidak menyurutkan semangat para pelaku UMKM perempuan untuk terus bertahan, bahkan berkembang.

"Mereka terus berinovasi, tidak hanya menyesuaikan cara penjualan, namun juga permintaan pasar, bahkan mempelopori tren pasar yang baru," imbuh Bintang Puspayoga .

Dengan potensi yang luar biasa tersebut, “peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan yang berperspektif gender” menjadi hulu dari lima arahan prioritas Presiden Joko Widodo kepada kami hingga tahun 2024.

Untuk memastikan bahwa perempuan pengusaha tidak lagi tertinggal di masa kini namun juga masa pasca pandemi dan lebih jauh lagi ke depannya, peningkatan kapasitas dalam bisnis dan literasi digital serta pembukaan akses terhadap permodalan terus diusahakan. (roh) ***


Related Stories