Meski Enak dan Praktis, Ini Bahaya Crab Stick yang Sering Dijual

Meski Enak dan Praktis, Ini Bahaya Crab Stick yang Sering Dijual (magnific.com/jcomp)

JAKARTA — Kamu tentu sudah tidak asing lagi menjumpai crab stick yang kerap dijual di berbagai warung street food atau di restoran-restoran. 

Perlu kamu tahu bahwa meski nama crab stick memiliki nama ‘crab’ atau kepiting, produk ini sebenarnya tidak mengandung daging kepiting sama sekali, kecuali pada beberapa produk yang menambahkan hanya sedikit ekstrak kepiting untuk memberikan rasa.

Crab stick disukai banyak orang karena harganya terjangkau bahkan lebih murah daripada kepiting asli. Selain itu, kepiting imitasi ini juga praktis karena bisa langsung ditambahkan ke berbagai hidangan atau makanan tanpa memerlukan persiapan dan pengolahan khusus.

BACA JUGA: Waspada! 7 Makanan Ini Paling Berisiko Menyebabkan Keracunan

Namun, kamu perlu berhati-hati untuk tidak sering mengonsumsi crab stick. Berikut beberapa bahaya dari crab stick untuk kesehatan.

Efek Negatif Crab Stick atau Kepiting Imitasi

Efek Negatif Crab Stick atau Kepiting Imitasi

Mengandung Bahan Pewarna, Pengawet, dan Bahan Tambahan Lain

Seperti yang dilansir dari Healthline, crab stick dibuat dengan menambahkan berbagai bahan yang menghasilkan warna, rasa, dan tekstur seperti daging kepiting asli.

Bahan-bahan tersebut yaitu pewarna merah, pengental, penguat rasa atau MSG, pengawet seperti sodium benzoate, dan bahan pemberi rasa lainnya.

Tidak Terbuat dari Daging Kepiting 

Bahan utama dari crab stick bukan daging kepiting, melainkan daging ikan yang sudah digiling atau surimi. Seperti yang dilansir dari Medical News Today, biasanya produsen menggunakan pollock, yaitu jenis ikan berdaging putih untuk membuat surimi. Akan tetapi, bisa juga menggunakan jenis ikan putih lainnya.

Selain itu, ada beberapa bahan lainnya yang digunakan untuk membuat kepiting imitasi seperti air, pati, putih telur, garam, dan gula.

BACA JUGA: Lagi Marak, Kenali Gejala Influenza A dan Cara Mengatasinya

Menimbulkan Risiko Terhadap Keamanan Pangan

Dilansir dari Medical News Today, beberapa produsen makanan berbahan dasar surimi bisa jadi memberikan label makanan yang tidak sesuai dengan kandungan sebenarnya.

Kondisi tersebut tentu bisa menimbulkan risiko terhadap keamanan pangan dan memicu masalah bagi orang yang memiliki alergi terhadap bahan tertentu.

Menimbulkan Masalah Lingkungan

Produksi crab stick memiliki efek terhadap lingkungan, terutama isu overfishing penangkapan ikan pollock yang kerap digunakan sebagai bahan pembuatan crab stick.

Penangkapan secara berlebihan ini bisa mengancam hewan yang menjadikan ikan pollock sebagai sumber makanan dan merusak habitat hewan laut lainnya.

Masalah lingkungan lainnya berasal dari proses pembuatannya. Daging ikan yang telah dicincang untuk membuat surimi perlu dicuci beberapa kali untuk memperbaiki warna, tekstur, dan aromanya. 

Proses ini membutuhkan banyak air dan menghasilkan air limbah yang harus diolah dengan baik agar tidak mencemari laut dan membahayakan ikan.

BACA JUGA: 6 Rahasia Orang Jepang Bisa Berumur Panjang dan Tetap Sehat, Mau Coba?

Itu tadi beberapa efek negatif dari adanya crab stick, apakah kamu masih tertarik mengonsumsinya?

Justina Nur Landhiani

Justina Nur Landhiani

Lihat semua artikel

Related Stories