Makanan
Rabu, 02 September 2026 17:01 WIB
Penulis:Justina Nur Landhiani

JAKARTA — Seperti yang kamu ketahui, air kelapa dan minuman elektrolit memang sama-sama berperan untuk menghidrasi tubuh. Akan tetapi, kedua jenis minuman ini mengandung nutrisi yang berbeda.
Air kelapa lebih banyak mengandung kalsium, magnesium, dan kalium, sedangkan minuman elektrolit lebih banyak mengandung natrium dan karbohidrat serta membantu mempercepat proses rehidrasi setelah olahraga.
Seperti yang dilansir dari Verywell Health, sebuah studi menemukan bahwa air kelapa memiliki efektivitas yang sama dengan minuman olahraga dalam menjaga hidrasi tubuh, detak jantung, dan performa selama seseorang bersepeda dalam waktu yang lama.
Namun, perlu diingat bahwa penelitian ini hanya dilakukan dalam skala kecil.
BACA JUGA: 7 Makanan dan Minuman Korea yang Populer Lewat Drama Korea
Sebuah studi yang dilakuka npada tikus yang mengalami diabetes menemukan bahwa air kelapa mungkin bisa berkontribusi membantu menurunkan kadar gula darah.
Akan tetapi, masih belum diketahui apakah efek yang sama juga akan dialami oleh manusia.
Orang yang memiliki masalah dengan ginjal bisa jadi tidak cocok minum air kelapa, karena ginjal kesulitan menyaring kalium.
Jika dibiarkan, kondisi ini bisa menyebabkan kadar kalium dalam darah jadi terlalu tinggi atau yang kerap disebut sebagai hiperkalemia.
Sebagian orang mengalami alergi terhadap air kelapa. Meski jarang terjadi, konsumsi air kelapa pada orang yang alergi bisa menimbulkan gejala anafilaksis atau reaksi alergi lainnya.
BACA JUGA: 6 Kebiasaan Orang Korea untuk Cegah Perut Buncit Secara Alami
Produk ini pada umumnya mengandung karbohidrat dan mineral penting yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga keseimbangan cairan sekaligus mencegah dehidrasi.
Beberapa produk bubuk elektrolit ada yang mengandung gula tambahan dan bahan buatan lainnya untuk meningkatkan cita rasa.
Berbeda dengan sport drinks yang sudah siap minum, bubuk elektrolit perlu dicampur dulu dengan air. Jadi, hal ini bisa merepotkan kalau kamu sedang bepergian atau berada di tempat tertentu.
BACA JUGA: 8 Waktu Terburuk untuk Minum Kopi Menurut Ahli, Jangan Sembarangan!
Minuman olahraga atau sport drinks biasanya memiliki fungsi seperti bubuk elektrolit. Bedanya, minuman ini sudah siap minum dan mengandung kadar karbohidrat dan elektrolit yang berbeda tergantung merek. Berikut fungsi dan kekurangannya.
Studi menunjukkan konsumsi minuman olahraga bisa membantu penyerapan dan mempertahankan cairan dalam tubuh daripada hanya minum air putih.
Studi menunjukkan konsumsi minuman olahraga selama latihan atau olahraga bisa membantu meningkatkan energi dan performa.
Minuman ini mengandung gula tambahan lebih banyak daripada minuman yang berfungsi untuk menghidrasi lainnya. Jadi, kalau dikonsumsi secara berlebihan bisa meningkatkan berat badan.
Seperti yang dilansir dari Verywell Health, sebetulnya tidak ada satu pilihan jenis minuman yang paling baik untuk semua orang.
Pilihannya tentu berdasarkan kondisi kesehatan dan kebutuhan cairan serta elektrolit tubuh. Oleh karena itu, sebelum meminumnya, kamu bisa mempertimbangkan beberapa hal sebagai berikut.
Air kelapa mengandung gula dan natrium yang lebih rendah daripada bubuk elektrolit dan minuman olahraga.
Air kelapa juga mengandung kalium jadi tidak direkomendasikan diminum oleh seseorang yang memiliki masalah ginjal.
Bubuk elektrolit dan minuman olahraga dapat membantu menghidrasi tubuh lebih cepat dibandingkan air kelapa.
Minuman olahraga lebih cocok untuk olahraga intens atau dalam waktu lama karena mengandung karbohidrat, natrium, dan mineral lainnya dalam jumlah lebih tinggi.
Minuman olahraga mengandung lebih banyak kalori dan jika dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan kenaikan berat badan.
Itu tadi beberapa penjelasan mengenai mana yang lebih menyehatkan untuk tubuh, apakah minuman elektrolit atau air kelapa.