Ramadan
Rabu, 11 Maret 2026 10:40 WIB
Penulis:Justina Nur Landhiani

Cara Anda memulai pagi bisa menentukan apakah hari ini akan berjalan dengan lancar atau justru berantakan.
Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kebiasaan apa saja yang Anda lakukan setelah bangun tidur agar tidak mengganggu hari Anda.
Beberapa menit tambahan untuk tidur sebenarnya tidak membuat tubuh lebih segar. Justru sebaliknya, tubuh Anda akan terasa lebih lelah.
Hal ini terjadi karena tubuh mulai memasuki siklus tidur baru, tetapi terbangun terlalu cepat sehingga mengganggu fase tidur REM.
Gangguan ini bisa menyebabkan sleep inertia, yaitu rasa pusing dan lemas setelah bangun tidur yang bisa bertahan cukup lama.
BACA JUGA: Cara Jitu Kendalikan Kecanduan Scrolling di Medsos
Coba tunda minum kopi selama beberapa jam setelah bangun tidur. Minum kopi terlalu pagi dapat mengganggu produksi alami hormon kortisol dalam tubuh, yaitu hormon yang membantu memberi energi.
Dilansir dari The Healthy, tubuh biasanya menghasilkan kortisol paling tinggi antara pukul 06.00 hingga 10.00 pagi, terutama sekitar pukul 08.00–09.00.
Jika tubuh terbiasa langsung mendapat kafein, produksi kortisol bisa menurun sehingga kamu justru membutuhkan lebih banyak kopi agar tetap bertenaga. Waktu yang lebih baik untuk minum kopi adalah setelah pukul 10 pagi.
Kebiasaan merapikan tempat tidur memang terlihat baik, tetapi ternyata bisa menimbulkan masalah. Salah satunya adalah tungau debu, yaitu makhluk mikroskopis yang bisa menyebabkan bersin, batuk, mata gatal, bahkan memperburuk gejala asma.
Tungau debu menyukai kondisi hangat dan lembap yang terbentuk di bawah selimut saat tidur. Jika tempat tidur langsung dirapikan, tungau tersebut bisa tetap terperangkap di sana.
Sebaliknya, membiarkan tempat tidur terbuka sejenak dapat membantu mengurangi kelembapan sehingga beberapa tungau bisa mati karena dehidrasi.
BACA JUGA: 7 Cara Jaga Kesehatan Badan agar Tetap Bugar Selama Mudik
Mengecek media sosial di pagi hari mungkin terasa seperti sekadar “update informasi”. Namun sebenarnya hal itu bisa membuat Anda merasa khawatir ketinggalan sesuatu.
Kebiasaan ini juga dapat membuat pikiran fokus pada hal-hal yang kurang penting. Penelitian bahkan menunjukkan penggunaan media sosial dapat meningkatkan kecemasan dan menurunkan perasaan sejahtera secara keseluruhan.
Banyak orang langsung memikirkan kopi atau sarapan saat bangun tidur, padahal air putih seharusnya menjadi prioritas utama.
Setelah tidur semalaman, tubuh biasanya mengalami dehidrasi ringan yang bisa membuat tubuh terasa lemas dan suasana hati memburuk.
Minum air putih dapat membantu menghidrasi tubuh, memperlancar pencernaan, mengurangi asam lambung, mencegah sembelit, bahkan membantu meningkatkan metabolisme.
BACA JUGA: 7 Tips Hindari Gaya Hidup Konsumtif Jelang Lebaran
Membiarkan kamar tetap gelap saat pagi dapat membuat tubuh tetap terasa mengantuk. Cahaya matahari pagi membantu memberi sinyal pada tubuh bahwa sudah waktunya Anda bangun dan berhenti memproduksi hormon tidur melatonin.
Paparan sinar matahari antara pukul 06.00 hingga 08.30 pagi juga dapat membantu mengatur jam biologis tubuh sehingga Anda lebih berenergi di siang hari dan lebih mudah tidur di malam hari.
Sarapan memang penting karena dapat meningkatkan metabolisme dan menurunkan risiko penyakit seperti diabetes dan penyakit jantung.
Namun sarapan yang terlalu banyak karbohidrat olahan dapat membuat kadar gula darah naik turun dengan cepat.
Akibatnya, Anda bisa cepat lapar sebelum waktu makan siang. Karena itu, sarapan sebaiknya juga sebaiknya mengandung protein, misalnya telur, yang dapat membuat kenyang lebih lama dan membantu mengontrol asupan kalori.
Menyelesaikan banyak tugas kecil di pagi hari memang terasa memuaskan. Namun hal ini bisa membuat Anda kehabisan energi mental untuk menyelesaikan tugas yang lebih penting.
Dilansir dari The Healthy, penelitian menunjukkan kemampuan pengendalian diri seseorang cenderung menurun seiring berjalannya hari. Artinya, stamina mental dan fisik juga berkurang, sehingga kualitas kerja bisa menurun. Karena itu, lebih baik mengerjakan tugas penting terlebih dahulu.
BACA JUGA: 5 Kebiasaan Sehat ala Jennie BLACKPINK yang Bisa Dicoba
Olahraga di pagi hari memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti membantu membakar lemak, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi risiko diabetes.
Selain itu, penelitian menunjukkan olahraga juga dapat meningkatkan kinerja di tempat kerja. Orang yang berolahraga di pagi atau siang hari melaporkan kemampuan manajemen waktu yang lebih baik, konsentrasi yang meningkat, stres yang berkurang, serta motivasi dan kebahagiaan yang lebih tinggi.
Itu tadi beberapa kebiasaan ‘sepele’ di pagi hari yang menyebabkan hari Anda berantakan.