Prudential Indonesia Luncurkan Inovasi PRUPriority Hospitals, Perkuat Komitmen Perlindungan bagi Nasabah

(Ki-Ka) Yuli Farianti: Kepala Pusat Kebijakan Pembiayaan dan Desentralisasi Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Tony Benitez: Perwakilan Direksi Prudential Indonesia, Ali Ghufron Mukti: Direktur Utama BPJS Kesehatan, Michellina Laksmi Triwardhany: President Director Prudential Indonesia, Iwan Pasila: Deputi Komisioner Bidang Pengawasan, Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan, dr. Dian Budiani: Chief Operations and Health Officer Prudential Indonesia, Iing Ichsan Hanafi: Ketua Umum Asosiasi Rumah Sakit Swasta Seluruh Indonesia. (prudentialindonesia)

Jakarta, Balinesia.id – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) dan PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) menghadirkan inovasi inovasi PRUPriority Hospitals dalam memperkuat komitmen perliundungan bagi nasabah.

President Director Prudential Indonesia,  Michellina Laksmi Triwardhany, mengatakan, Prudential menghadirkan inovasi PRUPriority Hospitals sebagai bagian dari komitmen dalam menjaga kepercayaan nasabah seraya mendukung upaya pemerintah mempertegas transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pelayanan kesehatan, khususnya terkait proses verifikasi klaim jaminan kesehatan.

Michellina Laksmi Triwardhany menjelaskan inovasi inovasi PRUPriority Hospitals dengan menggandeng 142 mitra rumah sakit dan fasilitas kesehatan atau Faskes.

Prudential Indonesia memperkuat Komitmen perlindungan untuk nasabah dengan menghadirkan inovasi layanan terdepan, guna meningkatkan efektivitas dan profesionalitas pelayanan kesehatan yang memberikan nilai lebih melalui PRUPriority Hospitals.

Menurutnya, dengan PRUPriority Hospitals ini diharapkan nasabah #YakinMelangkah wujudkan perlindungan hingga ke masa depan.

Di pihak lain, laporan survei terkini Mercer Marsh Benefits, disebutkan saat ini tengah menghadapi tantangan inflasi biaya medis. Biaya kesehatan di Indonesia diprediksi terus meningkat hingga 13,6% di tahun 2023 ini.

Bahkan, prediksi tersebut melebihi proyeksi inflasi medis di Asia sebesar 11,5%, dan juga melebihi inflasi keuangan Indonesia di tahun 2022 sebesar 5,5%2.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyebut adanya kenaikan signifikan hingga 35,3% pada pembayaran klaim asuransi kesehatan di Semester I tahun 20233.

Tantangan lainnya di Indonesia, saat ini belum diberlakukannya kebijakan nasional mengenai tarif layanan medis maksimal.

Hal-hal tersebut mendorong potensi peningkatan biaya pengobatan, dan juga mengakibatkan potensi perbedaan tarif perawatan.

Untuk itu, inovasi dihadirkan bertepatan dengan ulang tahun Prudential Indonesia ke 28 tahun yang membuktikan langkah nyata dalam melindungi semua generasi masyarakat Indonesia, melalui inovasi layanan dan produk perlindungan yang terdepan dan berpusat pada nasabah.

”PRUPriority Hospitals hadir sebagai tanggapan yang responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat, kondisi pasar, dan biaya kesehatan dari masa ke masa," tutur Michellina Laksmi Triwardhany dalam keterangan tertulisnya Rabu 8 November 2023..

Hadirnya inovasi itu agar nasabah senantiasa memiliki peluang terbaik untuk meraih manfaat kesehatan terdepan dan berkesinambungan atas polis asuransi yang dimiliki.

Secara khusus, PRUPriority Hospitals hadir guna memberikan kualitas proteksi unggul dan menyeluruh, yakni dengan memberikan nilai lebih kepada nasabah berupa efektivitas proses persetujuan klaim.

PRUPriority Hospitals juga memberikan transparansi estimasi biaya perawatan yang sesuai dengan jalur klinis di rumah sakit, serta peningkatan mutu layanan kesehatan berbasis bukti medis.

Ditambahkan Chief Operations and Health Officer Prudential Indonesia dr. Dian Budiani, mayoritas nasabah Prudential Indonesia memiliki manfaat kesehatan dalam polis asuransinya.

Saat nasabah memutuskan membeli produk asuransi kesehatan, mereka berharap mendapatkan kenyamanan saat menerima perawatan medis, baik pada saat rawat jalan, sebelum dan setelah rawat inap, maupun saat rawat inap.

Secara berkala, pihaknya meninjau proses penjaminan klaim yang dilakukan nasabah, dan memutuskan untuk menyederhanakan proses sehingga saat rawat inap bisa pulang lebih cepat tanpa menunggu surat jaminan akhir.

"Tentunya hal ini penting agar nasabah bisa lebih cepat pemulihan di rumah.” ujar
Dian Budiani.

Pihaknya menggandeng berbagai mitra rumah sakit dan fasilitas kesehatan terpilih memastikan layanan asuransi yang berkualitas dengan kriteria tambahan, yang akan meningkatkan efektivitas dalam proses klaim dengan cara memastikan kurasi terbaik termasuk transparansi biaya dan pelayanan yang lebih baik dan cepat untuk nasabah.

Saat ini, program PRUPriority Hospitals telah menjalin kemitraan strategis dengan 142 rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang tersebar di 20 provinsi.

Kemitraan strategis tersebut tentunya akan terus diperluas secara merata di tingkat nasional demi menjaga sekaligus meningkatkan kepercayaan dan pelayanan kepada nasabah yang telah dibangun selama hampir tiga dekade.

Bentuk kemitraan ini berupa kesepakatan mengenai estimasi biaya perawatan yang mempercepat verifikasi medical treatment yang dilakukan untuk nasabah Prudential.

Langkah awal dan Prudential melalui kemitraan ini akan terus berdiskusi dengan berbagai rumah sakit lainnya untuk terus mempermudah akses bagi nasabah.

“Kami akan terus memperkuat komitmen menghadirkan inovasi layanan berkualitas
dengan terus mendengarkan, memahami dan mewujudkan perlindungan berkelanjutan
untuk setiap kehidupan, untuk masa depan” demikian Michellina Laksmi Triwardhany. ***
 


Related Stories