Pantik Perpecahan Umat, APHB Minta Kronologi MLB hingga Konsolidasi Kedua Kubu PHDI

Pernyataan sikap PP APHB terkait MLB PHDI. (Istimewa)

Denpasar, Balinesia.id – Pelaksanaan Mahasabha Luar Biasa (MLB) PHDI yang menyebabkan PHDI seakan terbelah terus mendapat respons dari berbagai kalangan. Di Bali, Pengurus Pusat Aliansi Pemuda Hindu Bali (PP APHB) sebagai salah- satu organisasi kepemudaan Hindu yang bergerak di Bali juga angkat bicara.

Ketua PP APHB, Gde Wikan Pradnya Dana, dalam keterangan tertulis yang diterima Balinesia.id, Sabtu, 25 September 2021, mengatakan pihaknya menyayangkan kemunculan gejolak di internal majelis tertinggi umat Hindu di Indonesia itu. 

“Kami sebagai salah-satu organisasi kepemudaan Hindu yang bergerak pada bidang sosial, budaya, dan agama angkat bicara, sangat menyayangkan kejadian yang hanya menyebabkan kebingungan dan perpecahan umat,” katanya.

      Baca Juga:

Menyikapi hal tersebut, PP APHB pun mengeluarkan tiga pernyataan sikap. Pertama, mereka menuntut keterbukaan informasi mengenai kronologi dan latar belakang terjadinya Mahasabha Luar Biasa kepada PHDI Pusat dan Forkom PHDI Provinsi se-Indonesia.

“Kedua, kami menuntut hasil resmi secara rinci Mahasabha Luar Biasa bernomor 010/PN.00/2021 kepada Forkom PHDI Provinsi se-Indonesia sebagai penyelenggara Mahasabha Luar Biasa,” katanya.

     Baca Juga:

“Ketiga, menuntut diadakannya konsolidasi Pengurus Harian PHDI Pusat bersama Pengurus Harian PHDI versi Mahasabha Luar Biasa, untuk menjaga keharmonisan dan ketentraman seluruh umat Hindu Indonesia,” sambung Wikan.

Ia melanjutkan, sebagai organisasi pemuda dan juga bagian dari umat Hindu, PP APHB siap kapan pun sebagai fasilitator dialog antara kedua belah pihak sehingga permasalahan ini tidak menjadi konflik berkepanjangan. “Kita harapkan permasalahan ini tidak menjadi konflik berkepanjangan yang mengakibatkan umat Hindu menjadi bingung akibat konflik internal para tokohnya,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui pada 18-19 September 2021 di Wantilan Pura Samuan Tiga, Gianyar, Bali, Forum Komunikasi (Forkom) PHDI Provinsi se-Indonesia  yang mengklaim memiliki ⅔ suara di Mahasabha PHDI mengadakan MLB dan menggeser kepengurusan PHDI Pusat hasil Mahasabha XI. Padahal, PHDI Pusat menjadwal Mahasabha XII akan digelar pada 28-31 Oktober 2021 mendatang. jpd

Editor: E. Ariana

Related Stories