Feature
In This Economy, 7 Barang Ini Bisa Dijual untuk Tambah Uang Bertahan Hidup
JAKARTA — Di tengah kondisi ekonomi seperti sekarang yang tidak selalu stabil, pekerjaan sulit untuk didapat, banyak orang mulai mencari berbagai cara menambah pemasukan yang halal.
Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan menjual kembali beberapa barang-barang di rumah yang sudah tidak terpakai.
Pasalnya, selama ini tanpa kita sadari, ada cukup banyak barang kita di rumah yang sebetulnya masih memiliki nilai jual, mulai dari perabot rumah tangga, barang elektronik, hingga perhiasan.
BACA JUGA: Fenomena Little Treat Lagi Marak, Ini Cara Agar Tidak Berujung Boros
Tak hanya membuatmu mendapatkan uang tambahan, menjual kembali barang-barang yang sudah tidak digunakan di rumah bisa membuat rumahmu jadi lebih rapi dan mengurangi barang yang menumpuk.
Berikut beberapa barang di rumah yang bisa kamu jual yang punya peluang besar untuk cepat laku.
Barang-barang di Rumah yang Bisa Dijual Kembali untuk Bertahan Hidup
Perangkat Elektronik yang Sudah Tidak Digunakan

Beberapa perangkat elektronik lama yang tak lagi kamu gunakan bisa segera dijual, contohnya seperti monitor, televisi, kamera, ponsel, tablet, hingga laptop.
Tak hanya bisa menambah uang, menjual barang elektronik tidak terpakai juga akan membuat rumahmu terlihat lebih rapi dan bersih.
Meski begitu, pastikan perangkat tersebut masih berfungsi dan lakukan factory reset sebelum dijual agar data pribadimu tidak bocor.
BACA JUGA: Hobi Kulineran Saat Liburan? Ini Cara Biar Uangmu Tidak Cepat Ludes
Furnitur atau Perabotan Rumah Tangga

Di rumahmu mungkin masih ada lemari, ranjang, sofa, kursi, atau meja yang terlihat masih bagus tapi sebetulnya jarang kamu gunakan. Bahkan, bisa jadi barang-barang tersebut dipinggirkan begitu saja dan akhirnya menumpuk debu.
Padahal, barang-barang ini bisa dipasarkan dan dijual. Kamu bisa menjualnya lewat marketplace atau media sosial agar cepat laku.
Pakaian Bermerek atau Masih Layak Pakai

Beberapa baju branded, atau sepatu, tas, branded bisa jadi ada yang tidak kamu gunakan lagi tapi masih dalam kondisi yang bagus.
Kamu bisa menjualnya kembali, terutama di garage sale, atau di media sosial asalkan masih bersih, tidak rusak, dan kondisinya masih terawat.
BACA JUGA: Kenali Apa Itu Lifestyle Inflation, Penyebab Gaji Besar Tetap Terasa Kurang
Koper dan Tas untuk Traveling

Tidak sedikit orang yang memiliki lebih dari satu koper atau tas untuk perjalanan. Tidak jarang, barang-barang tersebut menumpuk begitu saja karena sudah tidak sering traveling.
Kalau kondisinya masih bagus, kamu bisa menjual barang-barang tersebut di forum jual beli atau e-commerce favoritmu. Biasanya, orang-orang akan mau membelinya, apalagi yang sedang butuh terutama menjelang musim liburan.
Kendaraan yang Sudah Jarang Digunakan

Kalau kamu punya lebih dari satu mobil atau motor, tentu di kondisi ekonomi seperti sekarang kamu mulai merasa kesulitan untuk membayar pajak dan biaya servisnya.
Maka dari itu, sebagai solusinya kamu bisa menjualnya untuk mendapatkan tambahan dalam dalam jumlah yang cukup besar.
Selain memperoleh uang tunai dengan cepat, kamu juga bisa menghemat biaya rutin lainnya seperti bayar bensin, pajak, servis, dan perawatan kendaraan.
BACA JUGA: 7 Cara Menabung untuk Wujudkan Pernikahan Impianmu
Alat-alat Olahraga

Beberapa peralatan olahraga seperti treadmill, sepeda statis, dumbbell, matras yoga, atau peralatan lainnya memang sering kali hanya digunakan di awal pembelian.
Kalau kamu sudah tidak menggunakannya lagi, kamu bisa menjualnya untuk mendapat uang tambahan sekaligus membuat rumah lebih bersih dan rapi.
Perhiasan yang Tidak Pernah Digunakan

Perhiasan seperti kalung, cincin, gelang, atau anting-anting yang sudah lama tersimpan di kotak perhiasan bisa kamu manfaatkan sebagai sumber dana tambahan.
Meski begitu, sebelum menjualnya, pastikan kamu melakukan penaksiran terlebih dahulu agar mendapatkan harga jual yang wajar.
BACA JUGA: 7 Ciri-ciri Kamu Cerdas dalam Mengelola Uang
Itu tadi beberapa barang di rumah yang bisa kamu jual untuk mendapatkan uang tambahan untuk bertahan hidup di kondisi ekonomi seperti sekarang.
