Feature
9 Makanan yang Tidak Boleh Dipanaskan Ulang untuk Sahur
JAKARTA — Mungkin memang sulit untuk memasak makanan yang akan dikonsumsi saat sahur. Selain ribet, mungkin rasa kantuk yang masih ada membuat Anda jadi malas memasak makanan dengan totalitas.
Tidak mengherankan jika banyak orang lebih memilih untuk memanaskan ulang beberapa makanan sebagai menu sahur.
Selain praktis, cara ini juga membuat makanan terasa hangat sehingga semakin menambah cita rasanya.
Namun, perlu Anda tahu bahwa memanaskan ulang beberapa jenis makanan justru bisa meningkatkan risiko keracunan makanan atau masalah kesehatan lainnya. Berikut penjelasan selengkapnya.
BACA JUGA: 7 Cara Diet Sehat saat Puasa Ramadan
Makanan yang Tidak Boleh Dipanaskan Ulang

1. Kentang

Dilansir dari Business Insider, masalah pada kentang ini bukan pada proses pemanasannya, tapi lebih ke cara penyimpanannya.
Saat kentang yang sudah matang dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang, maka bakteri pemicu botulisme bisa berkembang. Risiko ini akan semakin meningkat jika kentang dibungkus rapat dengan aluminium foil.
Selain itu, pemanasan ulang tidak selalu cukup panas sehingga bakteri tidak bisa terbunuh, meski kentang sudah terasa sangat panas. Oleh karena itu, jika kentang tidak langsung disimpan di kulkas setelah disajikan, sebaiknya Anda tidak mengonsumsinya keesokan harinya.
BACA JUGA: 5 Makanan yang Harus Dihindari Sebagai Makanan Buka Puasa
2. Nasi
Nasi adalah salah satu makanan yang sering dipanaskan ulang. Akan tetapi, tidak banyak yang tahu bahwa nasi justru jadi tempat berkembangnya bakteri Bacillus cereus, meski sudah dimasak.
Jika nasi dibiarkan pada suhu ruang lalu dipanaskan lagi, bakteri bisa berkembang dan menghasilkan racun penyebab keracunan makanan.
Oleh karena itu, agar aman, masaklah nasi dalam porsi kecil lalu segera simpan di kulkas. Hangatkan nasi tersebut hanya di bagian yang ingin Anda konsumsi, dan pastikan nasi benar-benar panas merata.
3. Bayam

Bayam mengandung kadar nitrat yang cukup tinggi. Jika bayam dipanaskan ulang, nitrat dapat berubah menjadi nitrit yang bisa berdampak buruk pada kesehatan, apalagi bagi orang dengan kondisi medis tertentu.
Maka dari itu, sebaiknya Anda mengonsumsi bayam dalam keadaan segar, simpan dengan baik, dan habiskan dalam satu hingga dua hari. Jika sudah dimasak, hindari memanaskan bayam kembali.
BACA JUGA: 7 Makanan yang Jadi Tren Takjil Ramadan 2026
4. Ayam
Memanaskan ulang ayam justru akan membuat ayam jadi keras dan kering. Jika ayam disimpan dengan tidak tepat, ayam berisiko menimbulkan keracunan makanan.
Simpan ayam di dalam kulkas dan hangatkan hanya porsi yang akan Anda makan. Pastikan suhu bagian dalam ayam mencapai 74 derajat Celcius untuk membunuh bakteri.
5. Telur

Telur yang dipanaskan ulang teksturnya bisa menjadi kenyal dan berbau agak menyengat. Jika tidak dipanaskan hingga suhu yang tepat, telur juga berisiko menyebabkan penyakit akibat bakteri.
Sebaiknya Anda memasak telur secukupnya dan langsung mengonsumsinya. Jika perlu dipanaskan ulang, lakukan sampai benar-benar matang dan hindari memanaskan berulang kali.
6. Seafood
Seafood mudah terkontaminasi bakteri dan cepat basi. Memanaskan seafood justru akan mengubah rasa dan teksturnya, serta meninggalkan risiko gangguan kesehatan jika seafood disimpan tidak benar.
BACA JUGA: Ini Alasan Utama Mengapa UPF Buruk untuk Kesehatan Anda
7. Jamur

Jamur yang dipanaskan ulang menyebabkan kandungan protein dan nutrisinya berubah, sehingga berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan.
Selain itu, tekstur jamur juga bisa menjadi lebih keras dan kurang enak.
8. Sayuran Berdaun Hijau
Sayuran seperti sawi hijau dan kale mengandung nitrat dapat berubah menjadi nitrit saat dipanaskan ulang. Hal ini akan berisiko untuk kesehatan, apalagi bagi ibu hamil dan anak-anak.
9. Pizza

Memanaskan pizza justru membuat bagian roti jadi lembek dan keju meleleh tidak merata. Jika tidak disimpan dengan baik, pizza bisa jadi sarang bakteri.
Sebaiknya Anda simpan pizza sisa di kulkas, lalu panaskan menggunakan oven atau toaster agar teksturnya tetap terjaga. Selain itu, hindari memanaskannya berulang kali.
BACA JUGA: 5 Jenis Kurma Indeks Glikemik Rendah untuk Buka Puasa
Itu tadi beberapa makanan yang tidak boleh Anda panaskan ulang untuk dikonsumsi saat sahur.
