Feature
Ini Alasan Utama Mengapa UPF Buruk untuk Kesehatan Anda
JAKARTA — Akhir-akhir ini istilah makanan ultra-processed food (UPF) semakin sering dibicarakan banyak orang. Hal ini mungkin terjadi karena masyarakat yang semakin aware terhadap bahaya UPF.
Dilansir dari Cleveland Clinic, UPF adalah makanan yang telah dimodifikasi dengan berbagai tambahan mulai dari lemak, pati, gula, garam, dan penggunaan minyak terhidrogenasi yang diekstrak dari bahan lain. UPF dapat dikatakan sebagai makanan campuran berbagai bahan tambahan, aditif, dan pengawet.
Semua bahan tambahan tersebut membuat rasa makanan UPF jadi semakin kuat dan membuat orang yang mengonsumsinya jadi ketagihan.
BACA JUGA: 3 Makanan yang Tidak Boleh Anda Konsumsi Saat Sahur
Selain itu, makanan ultra-proses juga lebih tahan lama, tidak mudah busuk di rak penyimpanan. Meski begitu, tetap ada konsekuensi kesehatan yang disebabkan oleh konsumsi makanan UPF.
Makanan yang termasuk dalam UPF seperti nugget ayam, makanan beku siap saji, sosis, sup kemasan, keripik kentang, minuman bersoda, dan sereal sarapan manis.
Alasan UPF Buruk untuk Kesehatan

Makanan ultra-proses atau UPF mengandung tambahan gula, lemak, dan garam, sehingga lebih tinggi kalorinya daripada makanan utuh.
Selain itu, bahan-bahan tambahan ini dapat memicu peradangan dalam tubuh yang berkaitan dengan risiko berbagai penyakit seperti penyakit jantung, obesitas, dan diabetes tipe 2.
Tidak dapat dipungkiri, makanan UPF memang terasa enak dan praktis sehingga banyak orang memilihnya. Bahkan, produk ini memang dirancang agar kita terus makan UPF lebih banyak.
Produsen menambahkan gula, garam, dan lemak bukan hanya agar tidak cepat busuk, tapi juga untuk meningkatkan rasanya, yang membuat kita cenderung mengonsumsinya lebih sering.
BACA JUGA: 3 Efek Negatif Makan Terlalu Banyak Saat Sahur
Cara Mengurangi Konsumsi Makanan UPF

Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi konsumsi UPF.
1. Baca Label Sebelum Beli
Ketika belanja suatu makanan, coba periksa label komposisinya. Hindari makanan yang mengandung bahan tambahan seperti high-fructose corn syrup, BHA dan BHT, carrageenan, pewarna makanan, minyak terhidrogenasi, MSG, sodium nitrat dan nitrit, serta sulfit.
Selain itu, jika daftarnya semakin panjang dan sulit dikenali, kemungkinan besar makanan itu termasuk UPF.
2. Buat Makanan Sendiri di Rumah
Anda bisa tetap menikmati makanan favorit, tapi dengan versi lebih sehat, misalnya dengan membuat muffin pisang sendiri daripada membeli kue kemasan, membuat roti gandum sendiri daripada membeli roti putih kemasan, memanggang keripik ubi sendiri daripada membeli keripik kemasan.
3. Tetap Realistis
Menghindari makanan UPF memang sulit, apalagi di tengah aktivitas yang penuh kesibukan seperti sekarang. Anda tidak harus langsung berhenti total.
Cobalah dengan perubahan kecil seperti mengonsumsi lebih banyak buah, sayur, dan biji-bijian utuh untuk menyeimbangkan makanan olahan yang masih kamu konsumsi.
BACA JUGA: 5 Rekomendasi Protein untuk Jaga Stamina Selama Puasa
Itu tadi beberapa alasan mengapa makanan ultra-processed food (UPF) berbahaya untuk kesehatan Anda. Waspada!
