finansial
Jumat, 12 Juni 2026 10:33 WIB
Penulis:Justina Nur Landhiani
Editor:Justina Nur Landhiani

JAKARTA — Akhir-akhir ini saat kamu scrolling media sosial, kamu mungkin sering melihat cerita tentang orang-orang yang memutuskan keluar dari pekerjaan mereka demi mencari lingkungan kerja yang lebih sehat, mengejar minat yang selama ini tertunda, atau sekadar mengambil jeda dari rutinitas yang menguras energi.
Bahkan, tidak sedikit pula yang berani mengundurkan diri meski belum mengantongi pekerjaan baru maupun sumber pendapatan pengganti.
Tentu saja, keputusan untuk resign merupakan hak setiap orang. Namun di tengah kondisi ekonomi yang masih dibayangi berbagai ketidakpastian, langkah tersebut sebaiknya diambil dengan pertimbangan yang matang, terutama dari sisi keuangan.
BACA JUGA: Meneropong Tanda-Tanda Jelang Krisis Moneter 1998, Akankah Terulang?
Resign tanpa persiapan finansial yang cukup dapat menimbulkan risiko yang tidak kecil. Pasalnya, mendapatkan pekerjaan baru tidak selalu berjalan sesuai rencana.
Sebagian orang mungkin bisa memperoleh pekerjaan dalam waktu singkat, tetapi tidak sedikit yang harus menunggu berbulan-bulan hingga menemukan posisi yang sesuai dengan kebutuhan dan harapan mereka.
Oleh karena itu, agar kamu tidak kaget saat hidup tanpa penghasilan nanti, kamu perlu menyiapkan beberapa hal berikut sebelum resign.
BACA JUGA: Ciri-ciri Orang Sukses di Usia Muda, Kamu Sudah Punya?
Idealnya kamu perlu menyiapkan dana yang cukup untuk menutupi kebutuhan hidup selama, minimal 6 bulan jika masih lajang, dan 9–12 bulan jika sudah berkeluarga atau memiliki tanggungan
Hitung seluruh kebutuhan rutinmu setiap bulan seperti sewa atau cicilan rumah, tagihan listrik, air, internet, kebutuhan makan dan kebutuhan harian, transportasi, asuransi, dan cicilan kendaraan atau kartu kredit.
BACA JUGA: 5 Pengeluaran Tidak Terlihat yang Bisa Bikin Kamu Sulit Kaya, Waspada!
Jangan sampai seluruh tabungan habis untuk biaya hidup setelah resign.
Oleh karena itu, penting memiliki dana darurat untuk kondisi tak terduga seperti sakit, kecelakaan, kerusakan kendaraan, dan kebutuhan keluarga mendesak.
Sebelum nekat resign, usahakan kamu sudah melunasi kartu kredit, mengurangi pinjaman online, dan menurunkan beban cicilan yang tidak mendesak.
Semakin kecil kewajiban bulanan, semakin panjang "napas" keuanganmu selama belum bekerja.
BACA JUGA: 7 Alasan Mengapa Kamu Tak Kunjung Diterima Kerja Menurut Hiring Manager
Banyak orang baru sadar setelah resign bahwa perlindungan kesehatannya ikut berhenti.
Maka dari itu, pastikan status BPJS Kesehatan tetap aktif, memiliki asuransi kesehatan pribadi jika diperlukan, dan mengetahui prosedur perubahan kepesertaan setelah keluar dari perusahaan.
Tentukan batas waktu untuk diri sendiri dan sampai kapan kamu benar-benar istirahat sebentar dari pekerjaan.
Contohnya, bulan 1–3 adalah waktu untuk istirahat dan evaluasi karier
Selanjutnya, bulan 4–6 saatnya aktif mencari pekerjaan, kemudian mulai bulan ketujuh, kamu bisa mempertimbangkan opsi pekerjaan yang lebih luas
Tanpa target waktu, dana tabungan bisa terkuras tanpa terasa.
Itu tadi beberapa persiapan yang harus kamu lakukan sebelum resign ketika masih belum ada pekerjaan baru.