7 Red Flag dari Perusahaan Toxic yang Tidak Boleh Diabaikan Saat Interview Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 17:51 WIB

Penulis:Justina Nur Landhiani

Editor:Justina Nur Landhiani

7 Red Flag dari Perusahaan Toxic yang Tidak Boleh Diabaikan Saat Interview Kerja
7 Red Flag dari Perusahaan Toxic yang Tidak Boleh Diabaikan Saat Interview Kerja (freepik.com/yanalya)

JAKARTA — Ketika kamu sedang ingin segera pindah kerja atau keluar dari pekerjaan sebelumnya yang tidak disukai, mungkin kamu akan menoleransi beberapa hal yang sebenarnya sudah jadi tanda bahaya atau red flag saat proses interview.

Apalagi jika kamu sudah lama mencari kerja dan belum juga diterima, terkadang gaji yang menggiurkan menggodamu untuk segera menerimanya meski suasana perusahaan terasa aneh.

Padahal, itu bisa jadi tanda bahwa perusahaan tersebut memiliki budaya kerja yang tidak sehat atau toxic.

BACA JUGA: Ternyata Ini Alasan Gen Z Suka Financial Flexing, 50% Demi Cari Pasangan!

Seperti yang dilansir dari Reader’s Digest, menurut David Thomas, penulis buku karier Fun at Work, jika sejak awal interview saja kamu sudah merasa tidak nyaman, kemungkinan besar perasaan itu tidak akan membaik setelah benar-benar bekerja di sana.

Oleh karena itu, kenali beberapa tanda bahaya saat interview kerja di perusahaan toxic berikut ini.

Tanda Bahaya dari Perusahaan dengan Lingkungan Kerja Toxic

Tanda Bahaya dari Perusahaan dengan Lingkungan Kerja Toxic

Gajinya Kecil tapi Ada Janji Bonus Besar

Jika perusahaan lebih menonjolkan bonus dan kenaikan gaji daripada gaji pokok, kamu perlu waspada.

Sering kali, janji bonus ini hanyalah umpan dari perusahaan agar calon karyawan tergoda untuk menerima tawaran perusahaan tersebut, dan akhirnya si karyawan bekerja tanpa kepastian yang jelas di kemudian hari.

BACA JUGA: 9 Pekerjaan dengan Tekanan Tertinggi Menurut Forbes, Karyawan Mudah Stres!

Review Karyawan di Internet Cukup Buruk

Review Karyawan di Internet Cukup Buruk

Sebelum kamu menerima tawaran kerja suatu perusahaan, cek ulasan pekerjaan dan perusahaan tersebut di situs seperti Glassdoor atau platform serupa.

Jika ada banyak mantan karyawan mengeluhkan hal yang sama, seperti burnout, manajemen buruk, atau turnover yang tinggi, hal itu bisa jadi sinyal serius.

Recruiter Mengatakan Kepada Kamu Bahwa Kamu Beruntung Bisa Interview di Perusahaan Ini

Jika perusahaan terlalu merasa dirinya hebat dan membuat kandidat jadi merasa harus bersyukur karena diundang interview, hal itu bisa menandakan budaya kerja di perusahaan tersebut cukup arogan.

BACA JUGA: 5 Kebiasaan Calon Orang Sukses di Hari Minggu, Sudah Menerapkannya?

Karyawan Terlihat Tidak Antusias

Karyawan Terlihat Tidak Antusias

Perhatikan suasana kantor dan orang-orang di dalamnya. Kalau karyawan di perusahaan tersebut terlihat cuek, tidak ramah, atau seperti kehilangan semangat, itu bisa jadi pertanda lingkungan kerja yang kurang sehat.

Hampir Tidak Ada Karyawan Senior

Hampir Tidak Ada Karyawan Senior

Jika mayoritas pekerja hanya bertahan sebentar dan cuma ada sedikit karyawan lama yang bertahan, itu bisa berarti bahwa turnover di kantor tersebut tinggi, gaji kurang kompetitif, dan minim pengembangan karier.

BACA JUGA: Ciri-ciri Seseorang yang Kariernya Lebih Moncer daripada Fresh Graduate Lainnya

Tempat Kerja Kurang Keberagaman

Tempat Kerja Kurang Keberagaman

Perusahaan yang sehat pada umumnya lebih terbuka dalam berbagai perspektif dan latar belakang.

Sedangkan lingkungan kerja yang terlalu homogen terkadang menunjukkan budaya kerja yang kurang inklusif.

Proses Interview Terasa Aneh

Keanehan yang bisa terasa saat interview seperti prosesnya yang terlalu panjang, jobdesk yang tidak jelas, interviewer tidak mampu menjelaskan posisi pekerjaan dengan baik, atau turnover karyawan yang terlihat tinggi.

Jika sudah banyak feeling aneh yang kamu rasakan dan muncul sekaligus, jangan diabaikan.

BACA JUGA: Tips Cerdas Mendapatkan Passive Income untuk Bertahan Hidup

Itu tadi beberapa red flag dari perusahaan toxic yang tidak boleh diabaikan saat interview kerja.