rumah
Senin, 07 September 2026 13:55 WIB
Penulis:Justina Nur Landhiani
Editor:Justina Nur Landhiani

JAKARTA — Gunung Anak Krakatau dilaporkan mengalami rangkaian erupsi pada Jumat, 4 September 2026. Bahkan, letusan Gunung Anak Krakatau masih berlangsung hingga Minggu, 6 September 2026.
Aktivitas Gunung Anak Krakatau ini menimbulkan muntahan abu vulkanik yang ikut tersebar bahkan sampai wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Maluku.
Seperti yang dilansir dari IVHHN, abu vulkanik yang dikeluarkan oleh gunung yang sedang erupsi terdiri dari partikel-partikel kecil batuan vulkanik yang hancur dan ukurannya kurang dari 2 milimeter.
BACA JUGA: Waspada Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau! Ini Cara Melindungi Diri yang Tepat
Warna abu vulkanik antara abu-abu mudah hingga hitam, dan ukurannya bisa sebesar butiran pasir tapi ada juga yang sangat halus seperti bedak.
Abu vulkanik dapat beterbangan di udara bahkan bisa menghalangi sinar matahari. Dalam kondisi tertentu, abu vulkanik bisa membuat suasana jadi gelap meski masih siang hari.
Abu vulkanik yang baru saja turun ini memiliki lapisan asam yang bisa berdampak negatif pada kesehatan manusia, seperti menimbulkan iritasi pada paru-paru dan mata. Selain itu, ada juga beberapa dampak abu vulkanik pada kesehatan seperti berikut ini yang tidak bisa diremehkan.
BACA JUGA: Kenapa Indonesia Rawan Gempa? Ini Penyebab dan Cara Menghadapinya
Paparan abu vulkanik yang masuk sampai ke paru-paru dalam jangka pendek bisa menimbulkan beberapa gejala seperti berikut.
BACA JUGA: Menguak Deretan Penguasa Bisnis Industri Gula Indonesia
Meski tidak selalu terjadi, paparan abu vulkanik bisa menimbulkan iritasi kulit karena abu vulkanik bersifat asam.
Gejala iritasi kulit bisa ditunjukkan lewat kulit yang menjadi kemerahan. Selanjutnya, infeksi sekunder bisa terjadi karena terlalu sering menggaruk kulit yang teriritasi.
BACA JUGA: 6 Rekomendasi Film Horor di Bioskop Juni 2026, Bikin Merinding!
Iritasi mata akibat abu vulkanik bisa menimbulkan gejala seperti berikut.
Itu tadi beberapa dampak negatif paparan abu vulkanik akibat erupsi gunung untuk kesehatan. Hati-hati!