Pemkab Buleleng Bansos ke Lansia Rayakan Tumpek Krulut

Sekda Buleleng, Gede Suyasa, memberikan dana bantuan sosial kepada para lansia di Buleleng. (Balinesia.id/IST)

Buleleng, Balinesia.id – Pemerintah Kabupaten Buleleng menyerahkan bantuan sosial (bansos) kepada puluhan lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Jara Mara Pati yang terletak di Desa Kaliasem, Buleleng, Jumat, 17 Februari 2023. Bansos digelar sebagai salah satu bentuk perayaan Rahina Tumpek Krulut yang jatuh pada Saniscara (Sabtu) Kliwon Krulut, 18 Februari 2023. 

Penyerahan bansos kepada lansia tersebut dilakukan langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa. Adapun bantuan tersebut berasal dari Dinas Sosial Kabupaten Buleleng.

“Tumpek Krulut yang menurut ajaran agama Hindu merupakan hari tresna asih, hari kasih sayang, kita memperkuat rasa kemanusiaan antarsesama. Salah satunya pemberian bantuan sosial berbentuk bingkisan kepada para lansia di panti sosial ini,” katanya.

Baca Juga:

Selain itu, perayaan juga akan dilakukan dengan persembahyangan di kantor masing-masing SKPD lingkup Pemkab Buleleng. Pada kesempatan itu Sekda Suyasa memberikan motivasi kepada seluruh Lansia agar tetap semangat untuk menjalani hidup yang lebih giat lagi. Di usia lanjut masih banyak hal yang bermanfaat yang bisa dilakukan.

“Saya harap semua yang tinggal di Panti Sosial ini selalu dalam pikiran positif sehingga dapat menjaga kesehatannya. Pemkab Buleleng juga sudah merencanakan pembangunan rumah singgah bagi mereka yang membutuhkan. Mudah-mudahan di anggaran berikutnya bisa terakomodir. Kita berharap semuanya bisa berada dalam situasi tresna asih yang baik,” kata dia.

Baca Juga:

Sementara itu, Koordinator Panti Sosial Tresna Werdha Jara Mara Pati, Putu Sugita mengatakan warga yang dititipkan di Panti Sosial ini berjumlah 48 orang. Seluruhnya berasal dari berbagai Kabupaten yang ada di Provinsi Bali. Namun ,sebagian besar merupakan warga asli Kabupaten Buleleng.

“Kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng, khususnya Dinas Sosial Kabupaten Buleleng kami mengucapkan banyak terima kasih. Karena selama ini kami sangat merasa terbantu dalam menjalankan kegaiatan kemanusiaan di Panti baik itu pada bidang sosial maupun kesehatan,” katanya.

Baca Juga:

Lansia yang berada di panti tersebut sebagian besar berusia 60 tahun ke atas. Sehingga, permasalahan yang paling sering terjadi yakni masalah kesehatan. Namun, juga terdapat beberapa masalah pada administrasi. Sebelumnya beberapa dari para lansia ada yang tidak memiliki kartu tanda penduduk. “Berkat bantuan dari Pemkab Buleleng semuanya teratasi. Termasuk juga pelayanan kesehatan gratis,” kata dia. rls/jpd

Editor: E. Ariana

Related Stories