Kerja Sama Lintas Sektor Gerbang Bali Entaskan Stunting

Kunjungan Tim Ahli Wapres ke Bali. (Balinesia.id/IST)

Denpasar, Balinesia.id – Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bali, Sarles Brabar, mengatakan bahwa kerja sama lintas sektor adalah jalan untuk mengentaskan stunting di Provinsi Bali. Selama ini kerja sama yang dimaksud telah berjalan baik, sehingga capaian pengentasan stunting di Provinsi Bali mendapat sejumlah prestasi di tingkat nasional.

Hal itu ia nyatakan ketika menerima Kunjungan Kerja Staf Khusus Wakil Presiden RI di Denpasar, Senin (14/8). “Terdapat beberapa capaian terbaik yang diperoleh oleh Provinsi Bali, salah satunya adalah  The Best Desa Praktek Percepatan Penurunan Stunting, dengan programnya yaitu Semara Ratih,” katanya di Gedung Wiswa Sabha Pratama Kantor Gubernur Bali, Denpasar.

Ia menjelaskan, Program Semara Ratih hadir sebagai inovasi dengan memberikan pendampingan kepada calon penganti terkait kesiapan dalam memasuki masa berumah tangga. Pada program tersebut juga dilaksanakan skrining kesehatan bagi calon pengantin. “Penghargaan ini kami dapatkan dalam perayaan Harganas (Hari Keluarga Nasional, red) ke-30 yang lalu,” tambahnya.

Baca Juga:

Meski pun demikian, ke depan pihaknya menilai masih terdapat beberapa kendala yang kami hadapi di lapangan, terkait dengan pelaksanaan pendampingan keluarga berisiko stunting. “Saat ini insentif yang diberikan kepada Tim Pendamping Keluarga sangat rendah, dengan tanggung jawab yang begitu besar. Ini yang menyebabkan banyak kader TPK yang mengundurkan diri,” katanya. 

Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si. mengatakan bahwa secara nasional, pemerintah telah menarget stunting di tahun 2024 berada di kisaran 14 persen. Namun, Provinsi Bali mempunyai target penurunan stunting di angka 6 persen untuk Tahun 2024 dan saat ini telah berhasil meminimilir kasus stunting di angka 8,9 persen.

Baca Juga:

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, I Nyoman Anom.  Ia menyampaikan bahwa berbagai program terkait percepatan penurunan stunting telah dilaksanakan dengan baik bersama lintas sektor terkait. “Kami selalu melibatkan kearifan lokal dalam memberikan sosialisasi percepatan penurunan stunting seperti melibatkan media tradisional untuk memberikan informasi terkait stunting kepada masyarakatat,” ucapnya.

Ketua Staf Ahli Wapres, Zumrotul Mukaffa, menanggapi positif yang disampaikan oleh Jajaran TPPS Provinsi Bali dan memberikan apresiasi atas capaian prevelansi stunting Provinsi Bali. 

“Penggarapan stunting dari 3 aspek yakni pencegahan, penanganan, dan dampak Provinsi Bali sudah sangat baik dan ini menjadi masukan sebagai praktik baik dalam percepatan penurunan stunting bagi provinsi lain,” kata dia. jpd

Editor: E. Ariana

Related Stories