Ekonomi & Pariwisata
DJP Bali Minta WP Manfaatkan Pelaporan secara Daring
Denpasar, Balinesia.id – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengingatkan batas akhir penyampaian penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan untuk Pajak Penghasilan Wajib Pajak Badan (SPT Tahunan PPh Badan) maksimal 4 bulan setelah akhir tahun pajak dan bisa memanfaatkan pelaporan secara online.
Diketahui, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) resmi menerbitkan aturan terkait pelayanan pajak selama masa cuti bersama libur lebaran tahun 2022.
Dikeluarkannya aturan itu, Menyusul terbitnya Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 375 Tahun 2022, Nomor 1 Tahun 2022, dan Nomor 1 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 963 Tahun 2021, Nomor 3 Tahun 2021, dan Nomor 4 Tahun 2021 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2022.
- Bule Menari Telanjang di Gunung Batur Bawa Citra Buruk Pariwisata Bangli
- Beri Solusi Tangani Sampah Pura, Yayasan Puri Kauhan Ubud Gelar Workshop
- Adakan Program Kebersamaan, Bank Mandiri Berangkatkan 75 Bus Mudik Gratis
Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kantor Wilayah DJP Bali Ida Ernawati menyampaikan, penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan untuk Pajak Penghasilan Wajib Pajak Badan (SPT Tahunan PPh Badan) adalah paling lambat 4 bulan setelah akhir tahun pajak.
"Jadi untuk wajib pajak (WP) yang periode tahun buku Januari sampai dengan Desember maka batas akhir penyampaian SPT Tahunan PPh Badan Tahun Pajak 2021 adalah 30 April 2022," sebut Ida Ernawati dalam siaran pers Rabu (27/4/2022).
Untuk layanan perpajakan secara tatap muka di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) diberi batas waktu hingga 28 April 2022
- UOB POY 2022, Ajang Eksplorasi Talenta Seniman Kawasan Regional
- WaRC Gelontor Hibah kepada 17 Proposal Penelitian Dosen Unwar
- Hapuskan Kompensasi Energi, Alokasikan Optimal untuk Subsidi
Kendati begitu, lanjut Ida Ernawati, WP tetap dapat melaporkan SPT Tahunan secara daring (online).
Media yang dapat dimanfaatkan antara lain melalui e-Filing, e-Form, dan e-SPT di laman www.pajak.go.id atau aplikasi penyedia jasa aplikasi perpajakan (PJAP) di laman PJAP yang dapat dilihat pada laman www.pajak.go.id/id/index-pjap . ***