Feature
Bumble Akan Hapus Fitur Swipe dan Diganti dengan AI, Tertarik Coba?
JAKARTA — Bagi kamu yang sering menggunakan aplikasi kencan online, tentu tidak asing dengan aplikasi Bumble. Namun, akhir-akhir ini, Bumble menambahkan fitur baru yang akan menghentikan penggunaan fitur swipe (geser kanan atau kiri) yang selama ini jadi ciri khas di aplikasi kencan.
Seperti yang dilansir dari The Independent, Bumble akan mengganti fitur swipe geser kanan/kiri dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membantu mencocokkan pengguna dengan calon pasangan.
BACA JUGA: Inilah Startup Sukses yang Didirikan Perempuan
Tujuan Bumble Menghapus Fitur Swipe dan Menggantikannya dengan AI
Dilansir dari The Independent, menurut CEO Bumble, Whitney Wolfe Herd, banyak pengguna yang mulai merasa lelah dengan budaya swipe kanan/kiri.
“Orang-orang merasa jenuh dan kelelahan. Mereka merasa sistem swipe justru membuat kehidupan percintaan mereka jadi lebih buruk,” kata Wolfe Herd.
BACA JUGA: 5 Rekomendasi Drama Korea Terbaru dan Jadi Favorit di Netflix 2026
Fitur Swipe AI akan Diluncurkan Bertahap di Bumble

Versi Bumble yang baru dengan fitur swipe yang dihilangkan ini akan mulai diuji coba di sejumlah pasar tertentu pada Q4 tahun ini.
Meski begitu hingga saat ini perusahaan masih belum mengungkap kapan fitur AI yang menggantikan swipe kanan kiri tersebut. tersedia secara luas untuk seluruh pengguna.
Bahkan, sampai sekarang Bumble juga belum memberi penjelasan secara detail mengenai cara kerja fitur AI miliknya, apakah akan berbeda dengan algoritma pencocokan yang selama ini digunakan aplikasi kencan lainnya.
BACA JUGA: 5 Kesalahan Menggunakan AC yang Picu Kenaikan Tagihan Listrik Selama Cuaca Panas
Bumble Telah Memperkenalkan Asisten Kencan Berbasis AI Generatif

Sebelum fitur AI menggantikan swipe kanan-kiri di Bumble hadir, sebetulnya pada bulan Maret lalu, Bumble sudah memperkenalkan asisten kencan berbasis AI generatif bernama Bee.
Bee ini berfungsi sebagai ‘mak comblang pribadi’ yang memudahkan pengguna Bumble menemukan pasangan yang lebih cocok.
Wolfe Herd menambahkan tentang pengalaman baru yang akan ditawarkan Bumble tanpa fitur swipe, seperti cara yang lebih dinamis bagi seseorang untuk menunjukkan ketertarikan terhadap cerita yang sedang kamu bagikan, jadi bukan hanya melihat profil Bumble-mu saja.
Tim Bumble meyakini cara ini akan menghasilkan interaksi yang lebih hidup, percakapannya jadi berkualitas, sekaligus meningkatkan keterlibatan pengguna.
Selain itu, Bumble juga ingin mendorong pengguna agar mereka bisa lebih cepat bertemu langsung di dunia nyata, daripada terus terjebak dalam percakapan yang tidak pernah berlanjut.
BACA JUGA: Menguak Kerajaan Bisnis Anthoni Salim: Dari Industri Makanan hingga Agribisnis
Perubahan Aturan Bumble: Pengguna Perempuan Tak Lagi Harus Memulai Obrolan Pertama

Tidak hanya akan menghilangkan fitur swipe kanan kiri, Bumble juga kabarnya akan menghapus aturan yang selama ini menjadi ciri khas dari aplikasinya, yaitu hanya perempuan yang boleh memulai percakapan setelah terjadi match atau kecocokan.
“Kami tidak akan lagi mewajibkan salah satu gender untuk memulai percakapan lebih dulu," jelas Wolfe Herd.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa Bumble tetap akan mempertahankan semangat awal platform tersebut yang bertujuan memberi ruang lebih besar bagi perempuan dalam pengalaman berkencan secara online.
Itu tadi penjelasan mengenai deretan perubahan Bumble, mulai dari penggantian fitur swipe kanan kiri dengan AI, hingga tak lagi mengharuskan perempuan yang memulai percakapan terlebih dahulu.
