7 Alat Dapur Ini Bisa Membahayakan Kesehatan Anda, Waspada!

7 Alat Dapur Ini Bisa Membahayakan Kesehatan Anda, Waspada! (freepik.com/prostooleh)

JAKARTA — Mungkin Anda merasa, dapur bukan tempat pertama yang menimbulkan potensi bahaya bagi kesehatan.

Padahal, perlu Anda tahu bahwa peralatan dapur yang sering digunakan justru dapat membuat kita terpapar bahan kimia berbahaya, seperti bisphenol-A (BPA) pada plastik, ‘forever chemicals’ pada peralatan masak anti lengket, hingga zat tahan api pada plastik hitam.

Peralatan dapur ini terpapar panas, gesekan, dan dipakai terus-menerus, seperti saat mengaduk makanan, menggiling, atau menyeduh kopi.

Hal itu dapat membuat bahan kimia larut dan masuk ke dalam makanan atau minuman. Meski begitu, tingkat risiko kesehatannya bergantung pada seberapa sering dan dalam kondisi apa kita terpapar bahan-bahan tersebut

BACA JUGA: Rupiah Tembus Rp17.000, Benarkah Sekarang Situasinya Mirip 1998?

Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui alat dapur apa saja yang bisa membahayakan kesehatan Anda, agar mengurangi risikonya.

Alat-alat di Dapur yang Dapat Membahayakan Kesehatan

1. Peralatan Masak Anti Lengket

Alat-alat di Dapur yang Dapat Membahayakan Kesehatan: Peralatan Masak Anti Lengket

Dilansir dari Verywell Health, peralatan masak anti lengket dikhawatirkan melepaskan PFAS atau yang sering disebut sebagai forever chemicals.

Ketika lapisan anti lengket yang disebut teflon atau polytetrafluoroethylene (PTFE) dipanaskan sampai lebih dari 260 derajat Celcius, lapisannya bisa rusak dan menghasilkan asap beracun yang dapat menyebabkan polymer fume fever, penyakit yang gejalanya mirip flu.

Selain itu, peralatan dengan lapisan teflon dapat melepaskan mikroplastik ke dalam makanan, apalagi jika permukannya sudah tergores, terkelupas, atau aus.

Oleh karena itu, penting untuk mengganti alat dapur yang dilapisi teflon dengan wajan keramik, stainless steel atau cast iron.

BACA JUGA: 3 Rekomendasi Film di Bioskop Maret 2026 untuk Nonton Bareng Keluarga

2. Coffee Pods atau Kapsul Kopi

Alat-alat di Dapur yang Dapat Membahayakan Kesehatan: Coffee Pods atau Kapsul Kopi

Kapsul kopi sekali pakai terbuat dari plastik atau aluminimu. Jika bahan tersebut terkena air panas dan tekanan tinggi, maka akan berpotensi melepaskan zat berbahaya ke dalam kopi.

Kapsul plastik juga dapat melepaskan bahan kimia yang mengganggu kinerja hormon yang disebut xenoestrogen. Selain itu, kapsul plastik dapat melepaskan mikroplastik ke dalam kopi yang dapat memengaruhi kondisi kesehatan usus dan meningkatkan risiko peradangan kronis.

Sedangkan pada kapsul kopi yang dilapisi aluminium, dapat melepaskan aluminium ke dalam kopi. Akumulasi bahan tersebut dalam tubuh dengan jumlah yang tinggi, terkait dengan risiko kanker payudara serta penyakit saraf seperti Alzheimer dan Parkinson.

3. Penggiling Rempah dari Bahan Plastik

Alat-alat di Dapur yang Dapat Membahayakan Kesehatan: Penggiling Rempah dari Bahan Plastik

Alat penggiling rempah berbahan plastik biasa kita temui pada kemasan produk garam, lada, atau bumbu kemasan. 

Namun, Anda perlu menghindari produk ini, karena menurut penelitian yang dilansir dari Verywell Health, mekanisme penggiling dari plastik bisa aus seiring berjalannya waktu dan akan melepaskan mikroplastik ke dalam bumbu.

Sebagai gantinya, Anda bisa memilih penggiling rempah berbahan kaca atau stainless steel.

4. Wadah Penyimpan Makanan

Alat-alat di Dapur yang Dapat Membahayakan Kesehatan: Wadah Penyimpan Makanan Plastik

Beberapa wadah penyimpan makanan berbahan plastik, terutama yang memiliki tanda kode 3, 6, dan 7 dapat melepaskan bahan kimia berbahaya atau mikroplastik ke dalam makanan, apalagi jika terkena panas.

Kode 3 mengandung phthalates yang mengganggu hormon, kode 6 mengandung styrene yang dapat menyebabkan kanker, dan kode 7 mengandung bisphenol yang memengaruhi kesuburan dan perkembangan anak.

Untuk mngurangi risiko, gunakan wadah makanan yang terbuat dari bahan kacar atau stainless steel, serta hindari memanaskan plastik di microwave atau mencucinya di dalam dishwasher.

BACA JUGA: 8 Makanan dan Minuman Ini Ternyata Penuh Mikroplastik!

5. Talenan Berkualitas Rendah

Alat-alat di Dapur yang Dapat Membahayakan Kesehatan: Talenan Berkualitas Rendah

Talenan kayu berkualitas rendah terkadang bisa mengandung lem atau pelapis yang memiliki kandungan formaldehida atau zat beracun lainnya yang dapat meresap ke dalam makanan.

Selain itu, talenan plastik yang sudah aus juga dapat melepaskan mikroplastik ke dalam makanan sehingga berpotensi memicu gangguan hormon, peradangan, dan masalah kesehatan jangka panjang.

Oleh karena itu, ada baiknya jika Anda memilih menggunakan talenan dari kaca, bambu, atau kayu keras berkualitas tinggi.

6. Aluminium Foil

Alat-alat di Dapur yang Dapat Membahayakan Kesehatan: Aluminium Foil

Dilansir dari Verywell Health, penelitian menunjukkan bahwa aluminium yang terdapat dari aluminium foil bisa berpindah ke makanan, apalagi jika digunakan untuk memasak atau memanggang.

Tubuh manusia memang dapat memproses aluminium, tapi hanya dalam jumlah yang kecil. Paparan aluminium yang berlebihan dalam jangka panjang bisa dikaitkan dengan kondisi penyakit saraf, gangguan tulang, dan penurunan fungsi ginjal.

Sebagai ganti aluminium foil, Anda bisa menggunakan loyang kaca untuk memasak.

7. Peralatan Masak Lainnya

Bahan yang digunakan dalam peralatan masak juga memengaruhi keamanan makanan. Banyak alat masak yang terbuat dari aluminium, tembaga, atau campuran logam berkualitas rendah yang dapat melepaskan logam berbahaya ke dalam makanan.

Studi menunjukkan bahwa peralatan seperti aluminium terutama yang baru dapat melepaskan logam berat seperti timbal, nikel, kadmium, dan kromium, apalagi jika digunakan untuk memasak makanan yang asam.

Paparan logam-logam tersebut meningkatkan risiko gangguan saraf, kerusakan ginjal, dan penyakit kronis lainnya.

Anda bisa menggantinya dengan menggunakan peralatan masak dari kayu, stainless steel, atau silikon berkualitas tinggi.

Itu tadi beberapa peralatan memasak atau alat di dapur yang berbahaya untuk kesehatan yang perlu Anda ganti mulai dari sekarang.

Justina Nur Landhiani

Justina Nur Landhiani

Lihat semua artikel

Related Stories