Feature
5 Cara Sederhana Jaga Kesehatan dan Kebugaran di 2026
JAKARTA - Memasuki 2026, isu kesehatan semakin menjadi perhatian utama untuk menjaga kebugaran dan kualitas hidup dalam jangka panjang. Di tengah maraknya tren wellness yang ramai dipromosikan oleh influencer dan berbagai produk kesehatan, para tenaga medis mengingatkan pentingnya kembali menerapkan kebiasaan dasar yang sudah terbukti secara ilmiah.
Banyak tren kesehatan di media sosial menyoroti pola makan tertentu, konsumsi protein tinggi, hingga upaya meningkatkan asupan serat secara berlebihan. Namun menurut para ahli, pendekatan semacam ini tidak selalu cocok untuk semua orang dan dapat menimbulkan kesalahpahaman jika tidak disertai pemahaman yang benar.
Melansir dari Associated Press News, Rabu, 31 Desember 2025, ahli gizi menekankan bahwa kebutuhan protein dan serat sebaiknya dipenuhi melalui makanan utuh yang mudah diakses. Sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, serta biji-bijian dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan harian tanpa harus bergantung pada produk khusus atau suplemen mahal.
Selain itu, tren pelabelan “tinggi protein” atau fiber-maxxing pada berbagai produk olahan disebut tidak selalu memberikan manfaat tambahan, terutama jika pola makan sehari-hari sudah seimbang. Aspek gaya hidup juga menjadi sorotan yang cukup penting. Kualitas tidur yang baik, pengelolaan stres, serta kebiasaan konsumsi makanan sehat secara teratur, mampu menjaga keseimbangan dan kestabilan dalam tubuh.
Melansir dari Times of India, Rabu, 31 Desember 2025, Berikut 5 Tips Hidup Sehat 2026.
Tips Menjaga Hidup Sehat di 2026

1. Memenuhi asupan protein dan serat dari makanan alami dan seimbang
Ahli gizi menekankan pentingnya protein dan serat dari sumber alami seperti ikan, telur, kacang-kacangan, sayur, dan buah. Kombinasi ini berperan menjaga massa otot, memperlancar pencernaan, serta membantu pengendalian gula darah dan rasa kenyang lebih lama.
2. Tidak terpaku pada tren diet atau produk kesehatan viral

Tren diet dan suplemen yang ramai di media sosial tidak sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan tubuh setiap orang. Para ahli mengingatkan bahwa pendekatan berbasis sains dan kondisi individu jauh lebih aman dibandingkan dengan mengikuti klaim instan yang belum teruji secara medis.
3. Menjalankan rutinitas perawatan kulit dasar secara konsisten
Perawatan kulit tidak harus dilakukan secara kompleks. Dengan membersihkan wajah, menggunakan pelembap, dan tabir surya secara rutin dinilai cukup untuk menjaga kesehatan kulit serta mencegah kerusakan jangka panjang akibat paparan lingkungan.
4. Melakukan aktivitas fisik sederhana seperti jalan kaki dan latihan angkat beban

Melakukan aktivitas fisik ringan hingga sedang, termasuk jalan kaki, maupun peregangan, terbukti bermanfaat untuk kesehatan jantung, kekuatan otot, serta menjaga mobilitas tubuh. Langkah ini dapat dilakukan setiap hari, agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal.
5. Mengutamakan konsistensi olahraga dibanding intensitas berlebihan
Olahraga dengan intensitas sedang, dan dilakukan secara rutin dinilai lebih efektif bagi jangka panjang. Dengan konsistensi yang tinggi, kegiatan ini membantu tubuh beradaptasi, menurunkan risiko cedera, dan memberikan manfaat kesehatan jangka panjang.
Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Maharani Dwi Puspita Sari pada 04 Jan 2026
