Feature
Benarkah Kacamata Anti Blue Light Bermanfaat atau Hanya Gimmick?
JAKARTA — Kacamata blue light sekarang ramai dijual, bahkan seolah jadi tren tersendiri. Produk ini diklaim mampu melindungi mata dari cahaya biru atau blue light yang berasal dari layar gadget.
Akan tetapi, apakah benar manfaat yang didapat penggunanya sesuai klaim tersebut ataukah hanya gimmick marketing?
Seperti yang dilansir dari Cleveland Clinic, sebagian orang merasa terbantu berkat kacamata blue light ini, tapi sebagian lainnya tidak merasakan perubahan sama sekali.
BACA JUGA: Link Nonton Drakor Thriller S Line Gratis Legal, Penuh Plot Twist!
Namun, jika dilihat dari hasil penelitian, sebetulnya manfaat penggunaan kacamata anti blue light bergantung pada tujuan pemakaiannya.
Menurut dokter spesialis mata, Kathleen Petro, MD seperti yang dikutip dari Cleveland Clinic menyatakan bahwa banyak orang masih bingung soal blue light dan efeknya. Sebagian besar gejala yang dialami oleh orang0orang sebenarnya bukan pengaruh langsung dari blue light.
Fungsi Kacamata Anti Blue Light

Kacamata dengan filter blue light ini memiliki fungsi menyaring sebagian cahaya biru atau blue light dari layar digital. Biasanya, produk ini dipromosikan untuk mengurangi ketegangan mata, mencegah kerusakan mata, dan meningkatkan kualitas tidur.
Namun, penelitian ilmiah justru menunjukkan gambaran yang berbeda.
Sumber utama paparan cahaya biru bukanlah layar gadget, melainkan matahari. Selain itu, blue light tidak selalu berbahaya, bahkan dalam jumlah tertentu justru dibutuhkan untuk menjaga kesehatan mata dan penglihatan.
BACA JUGA: 7 Benda yang Tidak Boleh Anda Tinggalkan di Mobil Saat Mudik
Benarkah Klaim Manfaat Kacamata Blue Light Terbukti?

Klaim Kacamata Blue Light Mengurangi Mata Lelah
Banyak yang meyakini bahwa kacamata jenis ini mampu mengurangi kelelahan pada mata akibat menatap layar. Namun, seperti yang dilaporkan Cleveland Clinic, organisasi kesehatan mata seperti American Academy of Ophthalmology justru tidak merekomendasikan kacamata tersebut untuk tujuan ini.
Mata yang lelah saat menatap layar biasanya terjadi karena kita jarang berkedip dan terus fokus pada jarak dekat, bukan semata-mata karena blue light.
BACA JUGA: Inilah 40 Inovasi China Masuk Penemuan Terbaik Dunia
Klaim Kacamata Blue Light Menjaga Kesehatan Mata
Saat ini masih belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa cahaya biru yang terpancar dari layar bisa merusak retina atau penyakit mata.
Justru, paparan blue light dari matahari jauh lebih besar daripada gadget.
Klaim Kacamata Blue Light Membantu Tidur Jadi Lebih Nyenyak
Kacamata blue light mungkin punya sedikit manfaat. Cahaya biru yang diterima mata saat malam hari bisa menghambat produksi melatonin, hormon yang mengatur pola tidur.
beberapa studi menunjukkan bahwa kacamata ini bisa membantu sebagian orang jadi lebih mudah tidur. Namun, menerapkan kebiasaan tidur yang sehat jauh lebih penting daripada hanya menggunakan kacamata blue light.
BACA JUGA: Awas! Odol Tidak Bisa Atasi Gas Air Mata, Berbahaya dan Tidak Efektif
Klaim Kacamata Blue Light Mengurangi Silau
Sebagian orang merasa jadi lebih nyaman karena menggunakan kacamata ini untuk mengurangi silau layar.
Akan tetapi, efek ini biasanya berasal dari lapisan lensa atau tint, bukan dari pemblokiran cahaya biru itu sendiri.
BACA JUGA: Jelang Mudik Lebaran, Pastikan 5 Barang Ini Tidak Anda Simpan di Mobil
Efek Placebo Menggunakan Kacamata Blue Light
Terkadang, rasa lebih nyaman saat mengenakan sesuatu hanya efek psikologis.
Ketika seseorang merasa sudah melakukan sesuatu untuk kesehatan mata, gejalanya bisa terasa lebih ringan meski efeknya tidak langsung dari kacamata.
Itu tadi penjelasan mengenai klaim kacamata blue light yang bermanfaat untuk mata. Apakah kamu masih menggunakannya?
