Lagi Cari Pekerjaan Stabil? Skill yang Kerap Diremehkan Ini Sedang Banyak Dicari

Rabu, 13 Mei 2026 14:56 WIB

Penulis:Justina Nur Landhiani

Lagi Cari Pekerjaan Stabil? Skill yang Kerap Diremehkan Ini Sedang Banyak Dicari
Lagi Cari Pekerjaan Stabil? Skill yang Kerap Diremehkan Ini Sedang Banyak Dicari (freepik.com/jcomp)

JAKARTA — Mencari pekerjaan sekarang mungkin terasa lebih menakutkan, apalagi dengan digunakannya AI yang akhirnya menggantikan banyak pekerjaan populer.

Di sisi lain, lowongan kerja yang tersisa diperebutkan oleh ribuan pelamar hanya dalam waktu hitungan menit. Oleh karena itu, bagi orang yang belum terlalu mengikuti tren AI, perubahan ini bisa terasa asing, membingungkan, bahkan menakutkan.

Oleh karena itu, tidak sedikit yang mulai menyarankan untuk beralih ke pekerjaan keterampilan atau trade jobs karena dianggap lebih stabil dan tidak mudah tergantikan oleh AI dalam waktu dekat.

BACA JUGA: Mau Cari Penghasilan Tambahan? Ini Tren Side Hustle 2026 yang Lagi Ramai

Trade jobs ini bisa berupa tukang ledeng, teknisi listrik, dan tukang kayu. Namun, kalau kamu masih merasa pekerjaan itu tidak cocok, masih ada pilihan lainnya. 

Pekerjaan yang Kerap Disepelekan tapi Kini Mulai Banyak Diminati

Pekerjaan yang Kerap Disepelekan tapi Kini Mulai Banyak Diminati

Seperti yang dilansir dari Reader’s Digest, masih ada satu keterampilan yang sulit digantikan AI dan kini permintaannya sedang tinggi, yaitu menjahit dan tailoring.

Selama ini, pekerjaan sebagai penjahit mungkin dianggap kuno atau jarang dilirik. Padahal, pekerjaan satu ini sedang sangat dibutuhkan.

BACA JUGA: Kelas Menengah Semakin Tertekan, Side Job Jadi Cara Bertahan

Rumah mode, butik, toko pakaian besar, salon pengantin, sampai studio fashion kesulitan mencari penjahit profesional.

Mengapa Demand Pekerjaan Sebagai Penjahit Semakin Meningkat?

Mengapa Demand Pekerjaan Sebagai Penjahit Semakin Meningkat?

Seperti yang dilaporkan oleh Reader’s Digest, jumlah penjahit profesional sekarang terus menurun, sementara permintaan pelanggan justru meningkat.

Menurut Jo Baker Waters, desainer fashion dan profesor di Arizona State University, pakaian yang sekarang sedang diproduksi cenderung dibuat massal dan terlihat seragam. Banyak orang mulai merasa bosan karena pakaian kurang mencerminkan karakter pribadi mereka.

Menurut Waters, tidak sedikit orang yang ingin tampil lebih personal dan unik lewat pakaian mereka. Oleh karena itu, keterampilan menjahit kembali dihargai karena mampu menghadirkan produk yang khusus yang tidak bisa diberikan pakaian produksi massal.

BACA JUGA: Rekomendasi Jurusan Kuliah Terbaik yang Relevan dengan AI

Selain itu, tailoring adalah pekerjaan yang benar-benar membutuhkan sentuhan manusia. Penjahit harus melihat langsung bentuk tubuh pelanggan, memegang bahan kain, serta menyesuaikan detail pakaian secara nyata. Hal-hal seperti ini tidak bisa sepenuhnya digantikan AI.

Tidak hanya itu, jika kamu memiliki keahlian ini, kamu juga bisa menjadi desainer fashion, pembuat pakaian custom, pembuka pola pakaian, desainer kostum, spesialis reparasi pakaian, wardrobe stylist, hingga penata busana.

BACA JUGA: 7 Pekerjaan yang Gajinya Naik Gara-gara Transisi Energi, Tertarik Switch Career?

Tempat kerjanya juga beragam, mulai dari butik fashion, department store, laundry, salon pengantin, hingga industri film dan teater.

Itu tadi skill atau keterampilan pekerjaan yang selama ini diabaikan tapi justru meningkat permintaannya akhir-akhir ini. Tertarik untuk mencoba?