Investasi
Jumat, 18 September 2026 16:54 WIB
Penulis:Justina Nur Landhiani
Editor:Justina Nur Landhiani

JAKARTA — Hingga sampai saat ini, emas kerap dijadikan sebagai instrumen investasi untuk menyimpan dan mengembangkan aset.
Tak hanya mudah untuk ditemukan, emas juga kerap dianggap sebagai instrumen yang dapat digunakan untuk menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang.
Berkaca pada tren kenaikan harga emas, keuntungan yang didapatkan dari kepemilikan emas dari tahun ke tahun sangatlah terasa.
Namun, sebelum mulai berinvestasi, penting untuk memahami apa saja keuntungan yang bisa diperoleh dari emas serta risiko yang menyertainya. Lantas, apa saja keuntungan investasi emas yang perlu diketahui? Berikut penjelasannya.
BACA JUGA: Punya Gaji Rp3 Juta? Ini Strategi Mengatur Uang agar Kebutuhan Terpenuhi
Emas sering menjadi instrumen investasi pilihan bagi investor pemula karena pergerakan dan risikonya cenderung lebih mudah dipahami dibandingkan beberapa instrumen investasi lainnya.
Kalau disimpan dengan benar, emas juga tidak mudah mengalami perubahan fisik meskipun telah dimiliki dalam waktu lama.
Seperti yang dilansir dari Pegadaian, emas yang memiliki kadar 24 karat yang banyak digunakan sebagai instrumen investasi juga tetap mempertahankan tingkat kemurniannya selama penyimpanan dilakukan dengan baik.
Selain itu, emas kerap digunakan sebagai salah satu aset untuk menghadapi dampak inflasi. Ketika daya beli uang menurun, harga emas dalam jangka panjang secara historis cenderung mengalami kenaikan, meskipun pergerakannya tetap dapat berfluktuasi.
BACA JUGA: Penting! Ini 4 Cara Diversifikasi Investasi dengan Aman
Salah satu kelebihan investasi emas adalah tingkat likuiditasnya yang relatif tinggi. Ketika kamu membutuhkan dana dengan cepat, emas simpananmu dapat dijual atau digadaikan untuk memperoleh uang tunai.
Aset emas juga tersedia dalam berbagai bentuk, mulai dari saldo tabungan emas, perhiasan, kepingan, hingga emas batangan. Masing-masing memiliki karakteristik biaya dan nilai jual kembali yang perlu diperhatikan.
Jika harga emas meningkat sejak pertama kali dibeli, penjualan kembali berpotensi memberikan keuntungan. Namun, hasil akhirnya tetap bergantung pada harga saat transaksi, biaya yang dikenakan, serta selisih harga beli dan jual.
BACA JUGA: 5 Kebiasaan Orang Kaya yang Bisa Kamu Tiru, Sudah Menerapkannya?
Emas sering dipilih sebagai salah satu aset untuk membantu menjaga nilai kekayaan dalam menghadapi perubahan ekonomi dan inflasi. Ketika harga emas meningkat, pemiliknya berpotensi memperoleh keuntungan jika menjualnya pada harga yang lebih tinggi daripada harga pembelian.
Investasi emas juga dapat dilakukan secara bertahap tanpa harus membeli dalam jumlah besar sekaligus. Kamu bisa menyisihkan sebagian dana secara rutin untuk membeli emas sesuai kemampuan.
Dengan pembelian yang dilakukan secara konsisten, jumlah emas yang terkumpul akan semakin bertambah dari waktu ke waktu. Namun, keuntungan investasi tetap tidak bersifat pasti karena harga emas dapat naik maupun turun.
BACA JUGA: Tanpa Disadari, 5 Pengeluaran Tidak Urgent Ini Sering Bikin Uang Cepat Habis
Kalau kamu ingin mengelola investasi emas dengan lebih terencana, beberapa langkah berikut bisa kamu lakukan.
BACA JUGA: Mana yang Lebih Untung, Investasi Emas atau Dolar? Ini Jawabannya
Itu tadi keuntungan investasi emas terutama untuk menjaga nilai atau kekayaan serta cara memaksimalkan keuntungan saat investasi emas. Tertarik coba?