Feature
Mana yang Lebih Untung, Investasi Emas atau Dolar? Ini Jawabannya
JAKARTA — Emas dan dolar AS memang sering jadi pilihan aset bagi seseorang yang ingin berinvestasi, menyimpan atau mengembangkan kekayaan.
Kedua aset tersebut juga memiliki karakteristik yang berbeda, mulai dari risiko, potensi harga, dan pergerakan harga.
Tidak mengherankan jika banyak investor pemula masih bingung menentukan, aset mana yang lebih menarik untuk dijadikan investasi.
BACA JUGA: Mana yang Lebih Untung, Investasi Emas Antam vs Perhiasan Emas?
Lalu, lebih untuk mana saat investasi emas atau dolar? Simak penjelasan berikut ini.
Kelebihan dan Kekurangan Investasi atau Menabung Dolar AS

Seperti yang dilansir dari Pegadaian, dolar Amerika Serikat memang menjadi salah satu mata uang yang memiliki posisi kuat di sistem keuangan global.
Walaupun hingga sampai saat ini dolar AS memiliki pergerakan yang dapat berubah mengikuti kondisi pasar, mata uang ini tetap menjadi salah satu instrumen yang kerap digunakan dalam transaksi internasional.
Dengan keunggulan tersebut, dolar AS kerap jadi pilihan saat kondisi ekonomi global sedang tidak pasti. Tak hanya untuk investasi, memiliki tabungan dolar AS juga memudahkan kamu saat harus bertransaksi dalam mata uang tersebut.
BACA JUGA: 5 Rekomendasi Jenis Warisan yang Cocok Disiapkan Sejak Dini
Namun, memiliki dolar AS tetap ada risiko tersendiri. Nilai tukarnya terhadap rupiah bisa mengalami perubahan, jadi cuan yang kamu peroleh tetap bergantung pada pergerakan kurs.
Jadi, kalau kamu ingin menyimpan dolar AS dalam jangka panjang, kamu perlu mempertimbangkan fluktuasi nilai tukarnya.
Kelebihan dan Kekurangan Investasi Emas

Emas kerap dijadikan sebagai aset investasi untuk menjaga nilai kekayaan terutama saat kondisi ekonomi tidak pasti.
Namun, berbeda dengan mata uang, emas adalah aset komoditas yang punya nilai berdasarkan harga pasar dan permintaan global.
Harga emas juga memiliki kecenderungan meningkat dalam jangka panjang. Karakteristik emas inilah yang membuatnya cukup populer, termasuk bagi kamu yang baru mulai investasi.
BACA JUGA: 5 Cara Mendapat Dana Cepat Tanpa Pinjol Ilegal Saat Butuh Mendadak
Akan tetapi, emas fisik tetap memiliki potensi risiko seperti kehilangan atau pencurian.
Selain itu, emas umumnya kurang ideal kalau digunakan untuk investasi demi memperoleh keuntungan dalam waktu singkat.
Hal ini karena dalam jangka pendek, harga emas bisa mengalami kenaikan dan penurunan jadi keuntungannya tidak selalu langsung terlihat.
Potensi keuntungan emas akan lebih terlihat saat emas dimiliki dalam jangka panjang.
BACA JUGA: Benarkah Warisan Emas Apakah Dikenai Pajak? Ini Penjelasannya
Mana yang Harus Dipilih, Investasi Emas atau Dolar AS?

Seperti yang dilansir dari Pegadaian, kalau kamu ingin mendapatkan peluang keuntungan dalam jangka pendek atau dalam waktu relatif dekat, kamu bisa memilih menabung mata uang dolar AS.
Hal ini karena pergerakan nilai tukar dapat memberikan peluang keuntungan saat dolar menguat terhadap rupiah. Akan tetapi, perlu diingat bahwa keuntungan dari perubahan kurs tetap berisiko karena nilai dolar bisa kembali melemah.
Kalau untuk jangka panjang, kamu bisa memilih emas. Harga emas memang tidak selalu mengalami kenaikan secara cepat. Namun, dalam jangka panjang, pergerakan harga emas secara historis menunjukkan potensi peningkatan nilai yang cukup signifikan.
BACA JUGA: Bisakah Emas Tanpa Surat Dijual? Cek Beda Antam, UBS, dan Galeri24
Jadi, mana yang lebih cuan antara investasi emas atau dolar AS? Jawabannya tentu harus disesuaikan dengan tujuan keuangan dan tujuanmu saat membeli aset tersebut. Dolar AS lebih relevan untuk kebutuhan yang terkait valuta asing dan jangka waktu tertentu, sedangkan emas lebih cocok sebagai aset untuk menyimpan nilai dalam jangka panjang.
