Danshari: Decluttering ala Jepang Bantu Anda Makin Hemat

Senin, 02 Februari 2026 14:36 WIB

Penulis:Justina Nur Landhiani

Danshari: Decluttering ala Jepang Bantu Anda Makin Hemat
Danshari: Decluttering ala Jepang Bantu Anda Makin Hemat (freepik.com)

JAKARTA — Decluttering atau merapikan hidup kini semakin dilirik di kehidupan modern yang kian sibuk dan penuh dengan pikiran, tugas, dan keinginan untuk membeli berbagai macam barang. Itulah mengapa konsep Danshari mulai dikenal dan populer untukk mengatasi kekacauan ini.

Apa Itu Danshari?

Apa Itu Danshari?

Dilansir dari Guidable, Danshari berasal dari gabungan tiga huruf kanji, yaitu “Dan” yang berarti menolak, “Sha” yang berarti membuang, dan “Ri” yang artinya memisahkan atau melepaskan.

Tiga huruf kanji ini membentuk sebuah filosofi yang mengajak kita untuk melepaskan barang fisik yang tidak diperlukan dan ketertarikan emosional (dengan barang itu) demi memperoleh hidup yang lebih bermakna dan memuaskan.

Konsep ini diperkenalkan oleh Hideko Yamashita lewat buku berjudul Danshari pada tahun 2010 yang akhirnya menjadi buku terlarik di Jepang.

Pemikiran Hideko Yamashita dipengaruhi oleh ajaran Zen Buddhism dan gerakan minimalis yang lebih menekankan pada praktik kesederhanaan, kesadaran diri, dan hidup yang dijalani dengan niat dan tujuan jelas.

BACA JUGA: 7 Kebiasaan Keuangan ala Jepang yang Bikin Anda Kaya

Prinsip Utama Danshari

Prinsip Utama Danshari

Danshari memiliki tiga prinsip utama yaitu Refuse, Dispose, dan Separate. Berikut penjelasannya.

1. Prinsip Refuse atau Menolak

Prinsip ini mengajak kita untuk menolak melakukan pembelian atau menerima barang baru yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Prinsip ini juga mendorong kita agar lebih sadar dalam mengonsumsi dan menghindari penumpukan barang yang tidak diperlukan.

2. Prinsip Dispose atau Membuang

Dispose artinya menyingkirkan barang yang sudah tidak berguna atau tidak lagi menimbulkan rasa senang di diri Anda. Bukan hanya barang fisik yang dimaksudkan di sini, tapi juga kebiasaan lama atau pikiran yang tidak membantu.

Prinsip membuang ini dianggap mampu membebaskan diri Anda karena memberikan lebih banyak ruang dan kejernihan.

3. Prinsip Separate atau Melepaskan

Prinsip ini fokus untuk melepaskan keterikatan, baik fisik atau emosional. Danshari mengajak kita agar tidak terlalu melekat pada benda, dan lebih mengutamakan pengalaman serta hubungan daripada kepemilikan barang.

BACA JUGA: 3 Cara Mendidik Anak Agar Cerdas Finansial

Manfaat Melakukan Danshari

Manfaat Melakukan Danshari

1. Anda Jadi Lebih Hemat

Merapikan rumah akan membantu Anda menghemat uang karena mencegah belanja yang tidak perlu. Ketika Anda melihat lemari yang berantakan dan menyulitkan Anda menemukan suatu barang, mungkin Anda justru jadi tergoda untuk membeli pakaian yang sebenarnya sudah ada.

Oleh karena itu, dengan menata dan memilah barang di rumah Anda, Anda bisa menyimpan barang yang sebetulnya benar-benar Anda butuhkan. Selain itu, menata kebutuhan harian dan kulkas juga akan membantu Anda mengurangi menghasilkan limbah makanan dan kebiasaan belanja impulsif.

2. Anda Jadi Punya Lebih Banyak Waktu

Ruangan yang rapi memudahkan kita menemukan barang dengan cepat. Hal itu membuat Anda tidak perlu lagi panik saat harus mencari kunci atau remote. 

Penataan rumah yang baik memberi lebih banyak waktu dan ruang mental.

3. Kesejahteraan Meningkat

Ruangan yang penuh barang dapat memicu stres karena terlalu banyak rangsangan visual. Selain itu, tumpukan barang sering menjadi pengingat tak sadar akan tugas yang tertunda. 

Menyingkirkan barang yang tidak perlu membantu mengurangi stres dan meningkatkan kepuasan hidup sehari-hari.

BACA JUGA: Kakeibo: Cara Menabung ala Jepang Bantu Kelola Keuangan

Itu tadi beberapa manfaat menerapkan Danshari, prinsip hidup ala Jepang yang akan membantu Anda hidup lebih hemat, mindful, sejahtera, dan bahagia.