hewan kurban
Senin, 25 Mei 2026 16:43 WIB
Penulis:Justina Nur Landhiani

JAKARTA — Beberapa hari lagi, umat muslim di seluruh dunia merayakan Iduladha dengan menyembelih hewan kurban seperti kambing, domba, unta, atau sapi. Setelah proses penyembelihan, daging kurban ini kemudian akan dibagikan kepada warga yang membutuhkan.
Meski begitu, mungkin bagi orang yang tidak familiar dalam mengolah daging, akan kebingungan bagaimana harus menanganinya, termasuk apakah harus mencucinya terlebih dahulu sebelum dimasak.
Seperti yang dilansir dari Healthline, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), justru menyarankan agar daging tidak dicuci dulu sebelum dimasak. Alasannya adalah karena kebiasaan ini justru bisa menyebarkan bakteri dari daging ke permukaan dapur, wastafel, alat masak, hingga makanan lain di sekitarnya.
BACA JUGA: Iduladha Sebentar Lagi, Ini Panduan Mudah Memilih Hewan Kurban
Seperti yang kamu tahu, daging memang menjadi makanan kaya akan protein, zat besi, vitamin B12, dan nutrisi penting lainnya. Meski begitu, daging mentah termasuk daging ayam dan ikan tetap bisa membawa bakteri dan virus berbahaya yang memicu keracunan makanan.
Seperti yang dilansir dari Healthline, kebiasaan mencuci daging sebelum memasaknya biasanya dilakukan oleh masyarakat di negara berkembang, terutama saat membeli daging di pasar tradisional atau pasar basah tempat daging baru dipotong dan dijual langsung.
Karena proses pemotongan dilakukan di tempat, tidak mengherankan jika orang-orang merasa perlu mencuci daging untuk membersihkan sisa darah atau serpihan tulang kecil yang masih tertinggal.
Meski begitu, sebetulnya menurut CDC, mencuci daging mentah tidak efektif menghilangkan bakteri. Percikan air yang berasal dari daging bisa menyebarkan kuman ke wastafel, meja dapur, talenan, pisau, dan makanan lain yang tidak dimasak seperti buah dan salad.
Padahal, ada bakteri berbahaya yang sering ditemukan di daging mentah seperti Salmonella, Listeria, Campylobacter, dan E. Coli. Bahkan, ada juga virus seperti norovirus dan hepatitis A yang bisa menyebabkan keracunan makanan.
BACA JUGA: 5 Tradisi Iduladha yang Unik di Berbagai Daerah di Indonesia
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bahan-bahan bersifat asam seperti cuka putih dan lemon memang dapat membantu mengurangi jumlah bakteri di permukaan daging.
Akan tetapi, masih belum ada bukti pasti bahwa bahan tersebut mampu membunuh seluruh virus atau bakteri berbahaya secara menyeluruh.
Oleh karena itu, buat kamu yang ingin aman mengonsumsi daging, masaklah daging sampai matang sempurna. Suhu panas saat memasak jauh lebih efektif membunuh kuman daripada hanya mencuci daging dengan air.
Selain itu, agar lebih aman saat mengolah daging, berikut beberapa panduan kebersihan yang disarankan.
Jika tetap ingin mencuci daging karena kebiasaan pribadi atau budaya, pastikan melakukannya dengan hati-hati agar percikan air tidak menyebar ke area dapur lain.
BACA JUGA: 8 Tradisi Unik Warga Indonesia Sambut Lebaran, Ada Perang Topat
Itu tadi beberapa cara membersihkan daging kurban sebelum mengolahnya.