Viral
Jumat, 13 Februari 2026 10:13 WIB
Penulis:Justina Nur Landhiani

JAKARTA — Tahun Baru Imlek tinggal menghitung hari. Pada tahun 2026 ini, Tahun Baru Imlek jatuh pada 17 Februari 2026 yang merupakan Tahun Kuda Api dalam zodiak China.
Di China, perayaan Imlek juga disebut sebagai Festival Musim Semi. Perayaannya berlangsung selama 16 hari dan diramaikan dengan menghidangkan berbagai makanan tradisional yang disajikan secara simbolis, melambangkan keberuntungan, kesehatan, dan kemakmuran di tahun yang baru.
Perayaan Imlek biasanya dimulai dengan makan malam reuni keluarga, yaitu suatu acara jamuan besar yang dihadiri seluruh anggota keluarga untuk saling mendoakan kesehatan, kebahagiaan, dan rezeki di tahun yang akan datang.
BACA JUGA: Menguak Makna Pohon Angpau Imlek
Tradisi ini sangat penting, bahkan banyak orang rela bepergian jauh untuk merayakannya bersama keluarga.
Dan pada saat makan malam Tahun Baru Imlek ini, ada makanan tradisional populer yang disajikan, seperti berikut ini yang dirangkum dari Purewow.
Hidangan ikan utuh ini biasanya disajikan dalam keadaan dikukus. Meski begitu ikan utuh juga bisa diolah dengan direbus atau dimasak kecap.
Ikan ini harus disajikan secara lengkap, termasuk dengan kepala dan ekornya. Hal ini karena mampu melambangkan awal dan akhir tahun yang baik.
Bahkan, setengah bagian ikan bisa disimpan untuk dikonsumsi keesokan harinya sebagai simbol kemakmuran yang berkelanjutan.
BACA JUGA: Mengenal 11 Perayaan Tahun Baru Imlek di Berbagai Negara
Banyak orang yang percaya bahwa semakin banyak pangsit yang dimakan saat Tahun Baru Imlek, maka akan semakin banyak rezeki yang akan diperoleh di tahun baru.
Pangsit biasanya dibuat dengan banyak lipatan atau tidak rata, karena pangsit yang pipih dipercaya melambangkan rezeki yang kurang.
BACA JUGA: 6 Cara Makan Sehat Saat Imlek Tanpa Takut Kolesterol Tinggi
Lumpia atau spring rolls sangat populer di daerah China Timur saat Imlek. Lumpia akan digoreng hingga berwarna keemasan sehingga menyerupai batang emas.
Tidak mengherankan jika lumpia jadi simbol harapan akan kemakmuran dan rezeki berlimpah.
Biasanya, lumpia diisi dengan campuran daging seperti babi cincang dan sayuran cincang.
BACA JUGA: Sejarah Perayaan Tahun Baru Imlek, Ini Cara Menentukan Tanggalnya
Tang yuan adalah bola-bola kenyal yang terbuat dari tepung beras ketan, kemudian disajikan dalam kuah manis atau digoreng.
Isian tang yuan ini bisa berupa pasta wijen hitam, kacang merah, kacang tanah, atau selai manis lainnya.
Tang yuan berbentuk bulat dan pada umumnya dikonsumsi ketika kumpul keluarga, sehingga melambangkan persatuan dan keutuhan keluarga.
Mi ini disajikan dalam ukuran sangat panjang, bahkan di China Utara mi-nya bisa mencapai 60 cm lebih.
Semakin panjang mi, orang-orang percaya semakin panjang umur seseorang. Selain itu, saat menyantapnya, mi tidak boleh dipotong atau digigit sebelum masuk ke mulut, karena itu dianggap melambangkan umur yang terpotong.
Seperti hidangan ikan utuh, ayam juga disajikan secara utuh dan lengkap sebagai simbol keutuhan keluarga dan kelahiran kembali.
Di dalam tradisi tertentu, pencari nafkah dalam keluarga biasanya dianjurkan mengonsumsi bagian kaki ayam sebagai simbol “menggenggam” rezeki.
Festival Musim Semi seperti Tahun Baru Imlek ini juga jadi kesempatan untuk menghabiskan sayuran sisa musim dingin sebelum menanam sayuran yang baru.
Hidangan sederhana ini biasanya berisi jamur yang melambangkan keberuntungan, kurma merah China, sawi putih, rebung (melambangkan pertumbuhan dan kemajuan), rumput laut (melambangkan kekayaan), dan daun bawang.
BACA JUGA: 9 Tradisi Perayaan Imlek di Indonesia, Tak Hanya Barongsai!
Itu tadi beberapa rekomendasi makanan tradisional Imlek untuk sambut keberuntungan di tahun kuda api. Adakah makanan favorit Anda?