menabung
Selasa, 07 April 2026 12:42 WIB
Penulis:Redaksi
Editor:Redaksi

JAKARTA — Kegiatan menambang aset kripto seperti Bitcoin kini tidak lagi bergantung pada komputer berspesifikasi tinggi. Seiring kemajuan teknologi, proses mining mulai bisa dilakukan melalui perangkat mobile, termasuk smartphone Android.
Di tengah meningkatnya ketertarikan terhadap aset digital di seluruh dunia, mining menjadi salah satu opsi yang dilirik untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Dalam beberapa kondisi, aktivitas ini bahkan berpotensi memberikan pendapatan yang cukup besar.
Salah satu contoh datang dari dua remaja di Texas, Amerika Serikat, yang dilaporkan mampu meraup lebih dari US$30 ribu dari aktivitas mining berbagai kripto, termasuk Bitcoin, Ethereum, dan Ravencoin.
BACA JUGA: Menguak Dampak Ekonomi Saat QRIS Dipakai di Banyak Negara
Secara umum, mining kripto identik dengan penggunaan perangkat komputer berdaya tinggi, terutama dengan dukungan GPU (VGA) untuk memproses algoritma kompleks.
Namun kini, sejumlah aplikasi memungkinkan pengguna melakukan aktivitas serupa melalui smartphone. Meski secara performa tidak sekuat perangkat khusus mining, aplikasi ini menjadi pintu masuk bagi pemula untuk mengenal ekosistem kripto.
Aplikasi ini menggabungkan fungsi browser dengan fitur mining Bitcoin. Tersedia gratis, namun pengguna bisa meningkatkan kecepatan melalui fitur berbayar Cloud Boost.
Mendukung berbagai kripto seperti Bitcoin Gold, Ethereum, dan Monero. Fitur Smart Miner memungkinkan penambangan otomatis. Tersedia opsi gratis dan cloud mining berbayar.
Menawarkan pengalaman tanpa iklan dengan dukungan lebih dari 50 jenis aset kripto.
Selain Bitcoin, pengguna juga bisa menambang Litecoin dan Dogecoin.
Aplikasi berbasis game di mana pengguna memperoleh Bitcoin dalam satuan kecil (Satoshi) melalui penyelesaian level permainan.
Mengusung konsep arcade, pengguna mendapatkan reward Bitcoin dengan menyusun blok dalam permainan.
Mendukung berbagai algoritma kripto, namun sebagian fitur hanya dapat diakses melalui layanan berbayar.
Platform dari Bittrex yang memungkinkan pengguna memperoleh kripto melalui berbagai aktivitas digital.
Dikenal juga sebagai BTC Faucet, aplikasi ini memberikan imbalan Bitcoin dalam bentuk Satoshi.
Mendukung berbagai aset kripto, dengan hasil mining yang bergantung pada spesifikasi perangkat pengguna.
Game idle-clicker yang menggabungkan simulasi investasi dengan konsep pengumpulan Bitcoin secara virtual.
Meski terlihat menjanjikan, mining Bitcoin melalui smartphone memiliki sejumlah keterbatasan, seperti:
-daya komputasi yang rendah,
-potensi kerusakan perangkat akibat panas berlebih,
-serta hasil yang relatif kecil dibanding mining profesional.
Selain itu, pengguna juga perlu mewaspadai aplikasi yang tidak resmi atau berpotensi penipuan, mengingat maraknya modus berbasis kripto.
Bagi pemula, aplikasi mining berbasis Android lebih tepat diposisikan sebagai sarana edukasi dan eksplorasi awal dalam dunia kripto, bukan sebagai sumber pendapatan utama.
Seiring berkembangnya industri aset digital, pendekatan yang lebih umum dilakukan saat ini adalah melalui investasi langsung atau trading di platform resmi yang diawasi regulator.
Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Chrisna Chanis Cara pada 07 Apr 2026