Feature
8 Cara Jaga Tubuh Tetap Sehat Saat Polusi Udara Meningkat
JAKARTA — Polusi udara jadi salah satu masalah lingkungan yang harus diperhatikan, apalagi saat kualitas udara jadi memburuk dan paparan polutan meningkat seperti sekarang.
Adanya asap kendaraan, asap kebakaran hutan, debu, asap rokok, hingga partikel halus di udara bisa terhirup setiap hari dan berpotensi memengaruhi kesehatan kita jika terjadi dalam jangka panjang.
Selain itu, kondisi udara yang terus memburuk bisa membuat tubuh jadi lebih rentan mengalami berbagai keluhan kesehatan seperti batuk, iritasi tenggorokan, sesak napas, hingga memperburuk kondisi tertentu pada orang yang memiliki masalah pernapasan.
BACA JUGA: 5 Tanaman Hias yang Bisa Membuat Udara Kamar Tidur Lebih Segar
Oleh karena itu untuk mencegah kesehatan tubuh terus menurun akibat terpapar polusi udara yang terus meningkat, kamu perlu melakukan beberapa langkah seperti berikut yang telah dirangkum dari berbagai sumber.
Cara Efektif Melindungi Kesehatan Diri dan Keluarga dari Bahaya Polusi Udara
Berikut beberapa cara sederhana dan efektif untuk melindungi diri sendiri dan keluarga dari bahaya polusi udara di luar ruangan.
Cek Prakiraan Polusi Udara Setiap Hari di Daerah Kamu Tinggal

Prediksi kualitas udara biasanya menggunakan kode warna untuk menunjukkan apakah udara sedang sehat atau tidak bagi masyarakat. Informasi ini bisa diperoleh melalui laporan cuaca di televisi dan radio lokal, surat kabar, atau situs pemantau kualitas udara seperti IQAir.
BACA JUGA: 5 Cara Mengatasi Polusi Udara di Dalam Rumah, Jangan Diabaikan!
Hindari Olahraga di Luar Ruangan Saat Tingkat Polusi Tinggi
Saat kualitas udara memburuk, pindahkan aktivitas olahraga ke dalam ruangan, misalnya berjalan-jalan di pusat perbelanjaan atau berolahraga di gym.
Batasi juga waktu anak bermain di luar ketika kualitas udara tidak sehat. Bahkan saat prakiraan kualitas udara menunjukkan kondisi baik, sebaiknya hindari berolahraga di dekat jalan yang ramai karena kendaraan dapat meningkatkan kadar polusi di sekitarnya.
Kurangi Penggunaan Energi Listrik

Produksi listrik dan sumber energi lainnya dapat menghasilkan polusi udara.
Dengan menghemat energi, kita turut membantu memperbaiki kualitas udara, mengurangi emisi gas rumah kaca, mendukung kemandirian energi, sekaligus menghemat pengeluaran.
BACA JUGA: 10 Kota dengan Polusi Udara Tertinggi di Dunia 2026, Ada Sampit & Palangkaraya
Pilih Berjalan Kaki, Bersepeda, atau Menggunakan Kendaraan Umum
Jika memungkinkan, gunakan transportasi umum seperti bus, kereta bawah tanah, kereta ringan, kereta komuter, atau pilihan transportasi lainnya daripada selalu menggunakan mobil pribadi.
Menggabungkan beberapa tujuan perjalanan dalam satu kali perjalanan juga dapat membantu mengurangi penggunaan kendaraan.
Hindari Membakar Kayu atau Sampah

Pembakaran kayu dan sampah merupakan salah satu sumber utama polusi berupa partikel di banyak wilayah.
Oleh karena itu, hindari membakar sampah atau menggunakan pembakaran kayu yang dapat memperburuk kualitas udara.
Gunakan Peralatan Perawatan Taman Manual atau Listrik
Sebaiknya pilih alat seperti mesin pemotong rumput atau peniup daun yang menggunakan listrik atau tenaga manual daripada yang menggunakan bensin.
Mesin lama dengan sistem dua langkah dapat menghasilkan lebih banyak polusi udara.
BACA JUGA: 7 Tips Renovasi Rumah Agar Lebih Sejuk dan Nyaman untuk Ditinggali
Pahami Cara Menghadapi Bencana yang Berakibat pada Menurunnya Kualitas Udara Seperti Kebakaran Hutan

Pelajari cara melindungi diri dari asap kebakaran hutan, cuaca panas atau dingin ekstrem, badai, serta bencana lainnya. Persiapan sejak dini dapat membantu mengurangi risiko paparan polusi saat terjadi bencana.
Jaga Kualitas Udara di Dalam Rumah
Untuk menjaga kesehatan dari paparan polusi udara, kamu tidak cukup hanya berfokus pada udara luar ruangan. Pastikan kualitas udara di dalam rumah juga tetap baik agar udara yang dihirup sehari-hari lebih bersih dan sehat.
Itu tadi beberapa cara melindungi kesehatan diri dan keluarga saat polusi udara semakin meningkat.
