Sering Dijuluki Silent Killer, Ini Gejala Hipertensi yang Harus Diwaspadai

Sering Dijuluki Silent Killer, Ini Gejala Hipertensi yang Harus Diwaspadai (freepik.com/ DC Studio)

JAKARTA — Darah tinggi adalah salah satu gangguan kesehatan yang akhir-akhir ini menjadi sorotan banyak orang.

Hal ini karena hipertensi bisa berefek ke banyak hal, dan jika tidak diobati, juga bisa menimbulkan masalah kesehatan lainnya.

Selain itu, hipertensi juga kerap dijuluki sebagai silent killer atau pembunuh diam-diam karena sama sekali tidak menimbulkan gejala.

Bahkan, sebagian besar penderita tidak menyadari bahwa mereka memiliki tekanan darah tinggi selama bertahun-tahun.

BACA JUGA: Apa Itu Selat Bab el-Mandeb? Jalur Vital Minyak yang Terancam Ditutup

Meski begitu, seperti yang dilansir dari Cleveland Clinic, jika tekanan darah sudah sangat tinggi, beberapa gejala berikut bisa muncul.

Gejala Tekanan Darah Tinggi

Gejala Tekanan Darah Tinggi

Berkut gejala yang bisa muncul saat tekanan darah sudah sangat tinggi.

  • Kebingungan atau perubahan kemampuan berpikir.
  • Nyeri dada.
  • Pusing.
  • Pembengkakan pada tubuh (edema).
  • Jantung berdebar-debar.
  • Frekuensi buang air kecil jadi berkurang.
  • Kejang.
  • Sakit kepala yang sangat hebat.
  • Muncul gejala stroke, seperti wajah tiba-tiba mencong, bicara pelo, atau kelemahan mendadak pada lengan maupun tungkai.
  • Gangguan penglihatan, seperti nyeri pada mata, penglihatan kabur secara tiba-tiba, atau bahkan kehilangan penglihatan.

Oleh karena itu, kalau kamu mengalami gejala-gejala tersebut, terutama yang mengarah pada stroke atau nyeri dada hebat, segera cari pertolongan medis karena kondisi tersebut dapat menjadi tanda keadaan darurat yang memerlukan penanganan segera.

BACA JUGA: Atlet Meninggal Dunia di Ajang HYROX, Begini Cara Latihan yang Aman

Penyebab Tekanan Darah Tinggi

Penyebab Tekanan Darah Tinggi

Seperti yang dilansir dari Medical News Today, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), faktor keturunan atau genetik dapat memengaruhi risiko seseorang mengalami tekanan darah tinggi.

Sebuah penelitian pada 2020 memperkirakan bahwa peluang seseorang bisa mewarisi hipertensi dari keluarganya berkisar antara 24% hingga 30%.

Itu artinya, kalau ada orang tua atau anggota keluarga dekat memiliki riwayat hipertensi, tetap ada risiko buat kamu untuk mengalami kondisi serupa.

BACA JUGA: Ciri-ciri Saham yang Simpan Jebakan Dividen Trap, Awas Kejebak!

Selain faktor genetik, kebiasaan sehari-hari juga bisa menimbulkan tekanan darah tinggi, seperti berikut.

1. Terlalu Banyak Asupan Garam

Asupan garam yang berlebihan bisa meningkatkan tekanan darah karena natrium membuat tubuh menahan lebih banyak cairan.

Oleh karena itu, National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI) menyarankan agar konsumsi natrium tidak lebih dari 2,3 gram per hari.

2. Kekurangan Kalium

Kalium di dalam tubuh berfungsi untuk membuang kelebihan natrium melalui urine, sehingga berperan penting dalam menjaga tekanan darah tetap normal.

American Heart Association (AHA) merekomendasikan asupan kalium harian sekitar 3.400 miligram (mg) untuk pria, dan 2.600 miligram (mg) untuk wanita.

BACA JUGA: Ingin Cuan dari Hobi? Ikuti 5 Cara Ini Ubah Hobi Jadi Bisnis yang Menguntungkan

3. Kelebihan Berat Badan

Kelebihan Berat Badan Bisa Memicu Hipertensi atau Tekanan Darah Tinggi

Berat badan berlebih atau obesitas adalah salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko hipertensi.

Berdasarkan tinjauan sistematis dan meta-analisis yang dipublikasikan pada 2023, penurunan berat badan pada orang yang mengalami kelebihan berat badan terbukti membantu menurunkan tekanan darah.

Rata-rata, setelah menjalani program penurunan berat badan selama 6 hingga 12 bulan, tekanan darah sistolik turun sekitar 2,6 mmHg, sedangkan tekanan darah diastolik turun sekitar 2,0 mmHg dibandingkan mereka yang tidak menurunkan berat badan.

4. Kurang Olahraga

Aktivitas fisik secara rutin dapat membantu menjaga tekanan darah tetap terkendali.

Maka dari itu penting untuk melakukan olahraga aerobik, seperti berjalan kaki, berlari, berenang, atau bersepeda, maupun latihan kekuatan (resistance training), seperti angkat beban, karena sudah terbukti efektif membantu menurunkan tekanan darah jika dilakukan secara rutin.

Itu tadi gejala darah tinggi yang kerap dijuluki sebagai silent killer dan penyebabnya.

Justina Nur Landhiani

Justina Nur Landhiani

Lihat semua artikel

Related Stories