Home Ekonomi & Pariwisata Program PEN-ICRG di ...

Program PEN-ICRG di Buleleng Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Terdampak Covid-19

Redaksi - Kamis, 7 Januari 2021 pukul 20.38
Program Pemulihan Ekonomi Nasional-Indonesia Coral Reef Garden (PEN-ICRG) di Buleleng Program Pemulihan Ekonomi Nasional-Indonesia Coral Reef Garden (PEN-ICRG) di Buleleng (sumber: Istimewa)

BULELENG - Program Pemulihan Ekonomi Nasional-Indonesia Coral Reef Garden (PEN-ICRG) di Buleleng, mampu meningkatkan perekonomian masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Program tersebut mampu menyerap lapangan kerja membuat struktur terumbu karang yang realisasi programnya saat ini telah menembus 92 persen.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Buleleng, Ni Made Rousmini, Kamis (7/1/2021) mengatakan, Buleleng dipilih menjadi satu dari sekian kabupaten di Bali untuk menjalankan program tersebut. "Realisasi cukup tinggi dan melebihi target ditetapkan," kata Rousmini.

Ia menjelaskan, program restorasi terumbu karang ini selain bagian dari pemulihan ekonomi nasional, juga mampu menyerap tenaga kerja dan bisa menjadi tujuan wisata laut melalui penataan terumbu karang. “Pemkab Buleleng telah berhasil menyerap anggaran hingga mencapai Rp14 miliar lebih dari total dana yang dikucurkan sebesar Rp15 miliar lebih," ungkap Rousmini.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Buleleng, Gede Melandrat, mengatakan ICRG dilaksanakan di enam desa dan tujuh titik yang selesai dilaksanakan per 7 Desember 2020 lalu. Untuk tahap, pemeliharaan dilakukan hingga akhir Januari 2021 ini.

Sejatinya, restorasi terumbu karang di Buleleng direncanakan seluas 4 hektare di laut. Tapi, Buleleng dapat mencapai hingga 7,4 hektare. Persentase pengerjaan fisik telah selesai 100 persen dengan realisasi penyerapan keuangan sebesar 92 persen. "Ini capaian yang luar biasa karena dari anggaran Rp15 miliar lebih, hanya terserap sekitar Rp14 miliar tanpa mengurangi fisik struktur," jelas Melandrat.

Struktur-struktur yang dihasilkan baik berupa patung dan lainnya ini, kedepan dijadikan destinasi wisata baru di laut. Terlebih lagi Buleleng khusus di Desa Pemuteran pernah melakukan pemulihan alam bawah laut dengan biorock. "Biorock yang ada di Teluk Pemuteran menjadi proyek yang paling berhasil," tandas Melandrat.

PEN-ICRG adalah program dari Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI serta Pemprov Bali, sebagai restorasi terumbu karang ini yang sebagai bagian dari pemulihan ekonomi nasional dalam kondisi pandemi Covid-19.