Perajin Bali Diminta Terus Berkreativitas Tanpa Meninggalkan Pakem

perajin-bali-diminta-terus-berkreativitas-tanpa-meninggalkan-pakem

Denpasar, Balinesia.id - Para perajin di Bali diminta terus meningkatkan kualitas karya atau produk dengan tetap mentaati pakem yang ada sebagai warisan leluhur yang tetap harus dijaga.

“Ini juga ujungnya adalah kesejahteraan perajin. Jadi kami minta turuti pakem yang ada, jika diharuskan menampilkan produk berkualitas ayo ikuti," kata Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bali, Putri Suastini Koster saat Focus Group Discussion Penentuan, Kriteria dan Informasi Produk PKB dengan tema ‘Purna Jiwa: Prananing Wana Kerthi’ bertempat di Ruang Rapat Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Denpasar, Senin (5/3/2021)..

Putri mempersilakan untuk terus berinovasi dalam model, namun tanpa meninggalkan nilai filosofi dan menurunkan kualitas karya Bali.

"Pesta Kesenian Bali (PKB) adalah ajang bergengsi untuk melestarikan dan mengembangkan kesenian dan warisan budaya Bali. Kerajinan sebagai salah satu warisan budaya yang harus dilestarikan, sehingga harus benar-benar menampilkan produk yang berkualitas," tambahnya.

Dia meminta para perajin dan IKM kita untuk menampilkan produk-produk primer dalam ajang PKB ke-43 mendatang,” harap dia.

Warisan budaya Bali berupa songket, tenun endek serta perhiasan baik emas maupun perak memiliki keunikan dan nilai filosofi sendiri.

Tentu saja tidak lepas dari kualitas yang sudah terbukti secara turun temurun.

“Jika bukan kita yang melestarikannya, siapa lagi? Jangan rusak produk kita dengan produk luar yang membanjiri Bali,” tegasnya dalam acara yang turut juga dihadiri oleh Kepala Disperindag Prov Bali I Wayan Jarta.

Para perajin agar ikut andil dalam melestarikan warisan budaya tersebut,

Hal itu bisa dilakukan dengan tidak menjual produk tiruan yang berkualitas rendah, itu berarti kita sudah tidak memberikan pilihan masyarakat untuk menikmati produk tersebut. Sehingga dengan sendirinya produk seperti itu akan hilang dari pasaran.

Pameran pada perhelatan PKB selain untuk melestarikan budaya, juga bertujuan untuk mewadahi kreativitas dan inovasi perajin serta menjembatani perajin dengan masyarakat.

Pihaknnya akan terus mengevaluasi pelaksanaan pameran dalam PKB, sehingga kesalahan-kesalahan atau apapun yang keluar dari koridor yang berlaku bisa segera dibenahi.

Hal ini demi kebaikan bersama, sehingga harus bergerak, pemerintah melalui Gubernur Bali Wayan Koster sudah mengeluarkan peraturan, tugas untuk mengimplementasikan dengan tepat.

"Karena bagaimanapun ini bertujuan demi kualitas kesenian dan warisan budaya kita,” tandasnya. (roh)
 

Bagikan:
Rohmat

Rohmat

Most Popular








Related Stories