Home Baliview Pelaku Usaha Diminta...

Pelaku Usaha Diminta Taati Jam Operasional Saat Pandemi

redaksi - Kamis, 21 Januari 2021 pukul 13.17
Pemerintah Kota Denpasar  telah menerapkan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Desa /Kelurahan di seluruh Kota Denpasar  rutin melaksanakan patroli di masing-masing wilayahnya. Seperti yang dilakukan Desa Pemecutan Kelod Rabu (20/1/2021) malam. Pemerintah Kota Denpasar telah menerapkan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Desa /Kelurahan di seluruh Kota Denpasar rutin melaksanakan patroli di masing-masing wilayahnya. Seperti yang dilakukan Desa Pemecutan Kelod Rabu (20/1/2021) malam. (sumber: istimewa)

Denpasar, Balinesia.id -Para pelaku usaha di Kota Denpasar diminta mentaati jam operasional sesuai ketentuan selama pandemi seriring pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) 

Selain itu,  pelaku usaha dan masyarakat lainnya diminta tetap mematuhi protokol kesehatan mengingat banyak warga di Kota Denpasar yang terpapar virus corona atau Covid-19.

Pemerintah Kota Denpasar  telah menerapkan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Desa /Kelurahan di seluruh Kota Denpasar  rutin melaksanakan patroli di masing-masing wilayahnya. Seperti yang dilakukan Desa Pemecutan Kelod Rabu (20/1/2021) malam. 

Perbekel Desa Pemecutan Kelod I Wayan Tantra mengatakan pihaknya rutin melaksanakan patroli wilayah setiap malam. Patroli ini dilakukan untuk memantau masyarakat agar tidak melanggar protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. 
 
Selain itu kegiatan patroli ini juga untuk memastikan agar pelaku usaha mentaati jam operasinal yang telah ditetpkan. 
 
"Masyarakat atau pelaku usaha harus mentaati peraturan yang telah ditetapkan pemerintah untuk menekan penularan covid 19, mengingat saat ini yang terjangkit vurus ini semakin banyak," tegas Tantra.
 
Masyarakat dan pelaku usaha diminta mentaati protokol kesehatan dengan 3 M yaitu menjaga jarak, menggunakan maser dan mencuci tanggan  dengan ait mengalir dan sabun.
 
Jika saat patroli  ditemukan pelanggaran pihaknya akan menyerahkan ke Satpol PP Kota Denpasar untuk ditindak lanjuti. Langkah tersebut diharapkan dapat menekan  penularan covid 19. (roh)