Feature
Menurut Harvard, 10 Jurusan Kuliah Ini Ketinggalan Zaman
JAKARTA — Dalam beberapa waktu belakangan, para mahasiswa mulai merasa cemas dan kebingungan apakah jurusan yang telah mereka pilih tetap dapat memberikan hasil yang sepadan dengan usaha mereka dan apa yang mereka dapat di masa depan.
Seperti yang dilansir dari Times of India, para dosen dan ekonom yang telah berafiliasi dengan Harvard diketahui menerbitkan berbagai penelitian yang berpengaruh tentang bagaimana nilai gelar, persaingan kerja, hingga inflasi gelar pendidikan dapat mengubah keuntungan dari berbagai jurusan kuliah, seperti yang dijelaskan berikut ini.
BACA JUGA: 10 CEO yang Tetap Sukses Meski Putus Kuliah
Jurusan yang Nilainya Mulai Menurun di Pasar Kerja atau Ketinggalan Zaman

Seorang ekonom ketenagakerjaan dari Harvard, David J. Deming dan Kadeem Noray menyebutkan dalam studi mereka pada tahun 2020 menyatakan bahwa keuntungan dari beberapa jurusan terapan tradisional seperti ilmu komputer, teknik, dan bisnis cenderung menurun dengan cepat seiring perjalanan karier seseorang.
Hal ini disebabkan karena cepatnya keterampilan kerja jadi usang.
Kondisi serupa juga tercermin dalam laporan Harvard Business School dan pusat karier Ivy League lainnya pada awal 2025. Laporan tersebut menyatakan bahwa bahkan lulusan MBA bergengsi saat ini semakin sulit mendapatkan pekerjaan kelas atas dalam waktu singkat. Hal ini menandakan adanya penurunan nilai jurusan bisnis klasik secara umum.
Sementara itu, jurusan humaniora dan ilmu sosial, yang sejak lama dianggap kurang langsung mengarah ke dunia kerja, juga mengalami penurunan minat.
Perubahan ini mencerminkan fokus mahasiswa dan perusahaan yang semakin condong ke bidang STEM dan jurusan terapan dengan jalur karier yang lebih jelas.
BACA JUGA: Rekomendasi Jurusan Kuliah Paling Dibutuhkan Industri Saat Ini
Lebih jelasnya, berikut adalah 10 jurusan yang dinilai mulai kehilangan nilai:
- Administrasi Bisnis Umum (termasuk MBA)
Pasar yang jenuh dengan lulusan MBA dan perubahan pola rekrutmen membuat keuntungan memiliki gelar ini jadi menurun. - Ilmu Komputer
Di awal karier, gelar dari jurusan Ilmu Komputer memang menguntungkan, tetapi keterampilan bisa cepat usang sehingga perlu terus belajar. - Teknik Mesin
Engineer teknik mesin dapat terdampak otomatisasi dan pemindahan industri ke luar negeri. - Akuntansi
Jurusan ini mulai menurun keuntungannya karena adanya ptomatisasi dan AI sehingga mengurangi pertumbuhan pekerjaan jangka panjang. - Biokimia
Fokus akademis jurusan biokimia yang sempit dengan penerapan langsung yang terbatas menyulitkan lulusan jurusan ini mendapatkan karier yang sesuai. - Psikologi (S1)
Jika hanya mengandalkan gelar S1 psikologi saja, maka jalur karier langsung terbatas tanpa pendidikan lanjutan. - Bahasa Inggris dan Humaniora
Saat ini terjadi penurunan jumlah mahasiswa di jurusan tersebut yang mencerminkan ketidakpastian karier di masa depan. - Sosiologi dan Ilmu Sosial
Jurusan ini minim keterkaitan langsung dengan kebutuhan pasar kerja, jadi terkesan kurang menguntungkan. - Sejarah
Hal ini karena kenaikan gaji lulusan jurusan sejarah di pertengahan karier relatif rendah. - Filsafat
Lulusan jurusan filsafat memang diakui memiliki kemampuan berpikir kritis, tetapi hal itu sulit dipasarkan secara langsung.
Jurusan Kuliah yang Masih Relevan Diambil di Masa Sekarang

Peneliti Harvard tersebut juga memberikan saran kepada mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan yang fleksibel dan lintas disiplin, dengan mengombinasikan kemampuan teknis, kreativitas, dan kecerdasan sosial.
Beberapa bidang yang direkomendasikan antara lain:
- Bidang STEM lintas disiplin dengan sistem pembelajaran berkelanjutan
- Data Science dan Analitik, karena sangat dibutuhkan, berkembang pesat, dan fleksibel
- Ilmu Kesehatan dan Profesi Kesehatan Pendukung karena memiliki permintaan tenaga kerja tinggi
- Ilmu Lingkungan dan Studi Keberlanjutan karena ini merupakan bidang yang semakin mendesak dan relevan
- Pemasaran Digital dan Media, karena dapat menggabungkan kreativitas dan teknologi
- Kecerdasan Buatan (AI) dan Machine Learning, jurusan ini adalah bidang teknologi mutakhir dan sedang banyak mendapatkan perkembangan.
- Kewirausahaan berbasis teknologi, karena dapat menggabungkan kemampuan bisnis dan inovasi.
BACA JUGA: Tak Hanya Harvard, Ini Universitas Terbaik di Dunia untuk Kuliah di Luar Negeri
Itu tadi beberapa jurusan yang sudah ketinggalan zaman menurut Harvard karena keuntungannya yang semakin menurun seiring berjalannya waktu.
