Kewalahan Tangani Pasien Covid-19, RSUD Wangaya Buka IGD Sementara

Kewalahan tangani pasien Covid-19, RSUD Wangaya Denpasar operasikan IGD sementara (sumber: Istimewa)

Denpasar, Balinesia.id--RSUD Wangaya di Kota Denpasar terpaksa mengoperasikan IGD sementara untuk menampung pasien sakit.

Keputusan ini diambil manajemen karena kewalahan mengatasi peningkatan pasien positif Covid-19. IGD sementara tersebut difungsikan untuk melancarkan pelayanan khususnya apabila ada pasien sakit non Covid-19 masuk rumah sakit.

“Jika terjadi lonjakan rujukan pasien Covid-19 di RSUD Wangaya, maka IGD akan ditutup, jika pasien sudah mendapatkan ruang perawatan maka baru bisa dibuka kembali, karena itu kami memutuskan untuk membangun IGD Sementara di depan IGD yang sudah ada, sehingga pasien non Covid-19 tetap bisa mendapatkan pelayanan dan perawatan,” ujar Direktur RSUD Wangaya Kota Denpasar AA Made Widiasa, Jumat (17/7/2021).

Lebih lanjut dijelaskan, saat ini kapasitas Ruang Isolasi di RS Wangaya sebanyak 72 Tempat Tidur yang terdiri atas 60 tempat tidur ruang isolasi dan 12 tempat tidur ruang ICU. Dari jumlah tersebut, sebanyak 70 tempat tidur telah terisi dengan BOR hampir 100 Persen.

Dengan beroperasinya UGD Sementara ini sedikitnya mampu melayani pasien sebanyak 10-12 pasien non Covid-19. Sehingga pelayanan kesehatan masyarakat di RS Wangaya pada masa pandemi tetap optimal dengan adanya IGD Darurat.

“Melihat situasi ini tentu kami mengajak masyarakat untuk bersama mencegah terjadinya penularan Covid-19, sehingga tidak terjadi krisis di hilir yakni rumah sakit rujukan Covid-19, semoga pandemi dapat segera diatasi dengan mencegah penularan bersama-sama,” pungkasnya

Most Popular








Related Stories