Kasus Covid-19 Meningkat, Oksigen dan Obat-obatan di RSUP Sanglah Denpasar Mencukupi

dr. I Wayan Sudana

Denpasar, Balinesia.id - Kasus harian Covid-19 di Bali beberapa waktu belakangan menunjukkan kenaikan signifikan. Terhadap hal tersebut, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar telah menyiapkan serangkaian upaya, mulai dari menyiapkan tempat tidur perawatan, obat-obatan, hingga ketersediaan oksigen.

"Yang belakangan ini menjadi pemberitaan mengenai oksigen. Tentunya kami sudah ikuti dengan perencanaan ketersediaan oksigen. Kami terus monitor distribusi, produksi, juga terus komunikasi dengan vendor dan petugas distribusi agar semuanya lancar. Sampai saat ini ketersediaan oksigen masih cukup," kata Direktur Utama RSUP Sanglah Denpasar, dr. I Wayan Sudana, Senin (5/7/2021).

Selain oksigen, ketersediaan obat-obatan juga dikonfirmasi memadai untuk kemungkinan-kemungkinan peningkatan angka paparan kasus Covid-19 di Bali. Obat-obatan yang dimaksud utamanya terkait dengan antivirus, vitamin, dan obat pendukung lain, baik yang berupa tablet maupun injeksi atau cairan infus. 
Pihaknya juga mengkonfirmasi kebutuhan alat pelindung diri (APD) yang menjadi kebutuhan dasar untuk para medis masih mencukupi hingga tiga bulan ke depan. "APD untuk petugas kesehatan juga memadai, sebab petugas dalam melayani harus gunakan APD sesuai standar. Kami telah menggunakan model proyeksi, setidaknya cukup untuk tiga bulan ke depan," kata Sudana.

Sementara itu, terkait dengan daya dukung tempat tidur di rumah sakit rujukan terbesar di Bali itu, saat ini dikonfirmasi ada 161 buah tempat tidur untuk isolasi. Dari jumlah itu, 104 telah terpakai, atau sekitar 64,6 persen. Membaca pengalaman sebelumnya, RSUP Sanglah sempat menambah tempat tidur hingga 202 tempat tidur, namun kemudian dikurangi seiring penurunan kasus.

Pihaknya mengkonfirmasi, per tanggal 17 Juni 2021 setiap harinya memang ada peningkatan kasus, sehingga ke depan juga telah disiapkan upaya penambahan agar jumlah tempat tidur menjadi 202 buah. Sudana merinci, dari 161 tempat tidur yang dimiliki pihaknya, ada tempat tidur yang disediakan di ICU dan di kamar rawat. Di ICU pihaknya memiliki 99 tempat tidur, sedangkan di kamar perawatan non-ICU sejumlah 62 tempat tidur.

Terkait dengan kondisi saat ini, Sudana mengajak seluruh masyarakat untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan. "Kita semua berharap semoga pandemi cepat berlalu, sehingga kita bisa kembali seperti biasa. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan, harus tetap menggunakan masker, cuci tangan di air mengalir dengan sabun, menjaga jarak, jangan berkerumun, dan hindari perjalanan yang tidak penting," imbaunya.

Seperti diketahui, dalam sepekan terakhir kasus Covd-19 di Bali kembali meningkat. Pada Senin (5/7/2021), Bali kembali mencatat penambahan 401 kasus Covid-19 dalam sehari. jpd


Related Stories