Jangan Asal Beli, Ini Kadar Emas yang Tepat untuk Investasi!

Jangan Asal Beli, Ini Kadar Emas yang Tepat untuk Investasi! (magnific.com/fxquadro)

JAKARTA — Di saat kondisi ekonomi seperti sekarang, investasi emas jadi salah satu pilihan favorit masyarakat untuk menjaga nilai aset.

Meski begitu, tidak sedikit yang masih kebingungan mengenai berapa kadar emas yang cocok untuk investasi.

Seperti yang dilansir dari Pegadaian, emas sebetulnya tersedia dalam berbagai tingkat kemurnian, mulai dari 24 karat hingga 9 karat. Meski begitu, masing-masing tipe karat ini memiliki karakteristik, fungsi, dan keunggulan yang berbeda.

BACA JUGA: Jangan Asal Beli, Ini Kadar Emas yang Tepat untuk Investasi!

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui setiap kadar emas sebelum memutuskan membeli emas yang sesuai dengan tujuanmu. Berikut penjelasannya.

Perbedaan Kadar Emas Mulai dari 24 Karat Hingga 9 Karat

Perbedaan Kadar Emas Mulai dari 24 Karat Hingga 9 Karat

Emas 24 Karat

Emas 24K adalah emas yang memiliki tingkat kemurnian paling tinggi. Selain itu, emas ini warnanya akan tampak paling kuning dan berkilau.

Meski begitu, kandungan emas yang sangat tinggi ini justru membuat teksturnya jadi cukup lunak sehingga berisiko berubah bentuk.

Oleh karena itu, emas 24K lebih cocok dijadikan sebagai instrumen investasi atau koleksi saja daripada untuk perhiasan sehari-hari.

BACA JUGA: 5 Cara Memilih Emas Buat Investasi In This Economy, Jangan Asal Beli!

Emas 22 Karat (91,7%)

Emas 22K termasuk dalam emas yang mengandung emas yang sangat tinggi, meski sudah ditambahkan sedikit logam lainnya agar strukturnya lebih kuat.

Emas 22K lebih kokoh daripada emas 24K, walau masih cukup lunak untuk digunakan sehari-hari.

Meski begitu, emas 22K sering digunakan untuk cincin kawin, perhiasan sederhana, atau koin emas seperti dinar.

BACA JUGA: Di Tengah Gejolak Pasar, Harga Emas Justru Mengalami Tekanan

Emas 18 Karat (75%)

Emas 18K lebih seimbang antara kemurnian dan ketahanannya. Kandungan emas murninya mencapai 75 persen, dan sisanya adalah logam campuran yang membuatnya lebih kuat dan tidak mudah berubah bentuk.

Emas 18K tampak cukup mewah dan tahan untuk digunakan sehari-hari sehingga kerap digunakan sebagai cincin tunangan, cincin pernikahan, dan perhiasan premium.

Emas 14 Karat (58,5%)

Emas 14K hanya mengandung emas 58%, jadi bentuknya lebih kuat tapi harganya lebih terjangkau jika dibandingkan dengan emas yang kadarnya lebih tinggi.

Meski begitu, warna emas 14K lebih redup daripada emas 18K, tapi sebetulnya perbedaan ini tidak begitu mencolok.

Emas 14K juga cukup populer digunakan untuk perhiasan sehari-hari karena daya tahannya cukup baik. Namun, kandungan logam campurannya cukup banyak sehingga meningkatkan risiko alergi pada sebagian orang.

BACA JUGA: Beda Emas Fisik Vs Emas Digital, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Emas 10 Karat (41,7%)

Emas 10K hanya mengandung sekitar 41 persen emas murni.

Komposisi ini membuat emas 10 karat jadi sangat kuat dan tahan lama. Selain itu, harganya lebih terjangkau.

Emas 9 Karat (37,5%)

Emas 9K mengandung emas paling rendah di antara jenis yang biasa kamu temukan di pasaran.

Emas ini warnanya cenderung lebih pucat karena komposisi logam campurannya cukup besar.

Meski strukturnya kuat dan desainnya jadi lebih menarik, emas 9K kurang cocok atau kurang ideal untuk instrumen investasi karena nilai jual kembalinya cukup rendah.

BACA JUGA: Kelebihan dan Kekurangan Investasi Emas Putih, Tertarik Coba Beli?

Karat Emas yang Cocok untuk Investasi

Jika tujuanmu membeli emas adalah untuk investasi, emas batangan 24 karat lebih direkomendasikan.

Hal ini karena emas 24 karat memiliki tingkat kemurnian mendekati 99,99%, sehingga nilai jualnya lebih tinggi dan bisa mengikuti pergerakan harga pasar secara lebih akurat.

Oleh karena itu, emas batangan 24K sering jadi pilihan utama para investor sebagai aset pengaman nilai.

Itu tadi penjelasan berapa kadar emas yang tepat untuk investasi. Jadi, jangan asal beli ya!

Justina Nur Landhiani

Justina Nur Landhiani

Lihat semua artikel

Related Stories