Home Budaya Hari Suci Siwaratri,...

Hari Suci Siwaratri, Mencegah Klaster Baru Terapkan Prokes Ketat

redaksi - Selasa, 12 Januari 2021 pukul 20.18
Diharapkan, perayaan hari suci siwaratri, dianugrahi kekuatan serta kesehatan dalam memerangi wabah virus covid-19. Diharapkan, perayaan hari suci siwaratri, dianugrahi kekuatan serta kesehatan dalam memerangi wabah virus covid-19. (sumber: istimewa)

Denpasar, Balinesia.id  – Saat persembahyangan Hari Siwaratri yang jatuh setiap tahun sekali dimaknai sebagai hari suci bagi umat Hindu untuk mencegah klaster-klaster baru penularan virus covid 19 dalam persembahyangan kali ini kami sangat ketat menerapkan protokol kesehatan.

Serangkaian hari suci Siwaratri, Pemkot Denpasar turut menggelar persembahyangan bersama Bhakti Siwaratri di Pura Agung Jagatnatha, Selasa (12/1/2021).

Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara didampingi Kabag Kesra Setda Kota Denpasar,  Raka Purwantara. Serta beberapa pemedek yang tangkil dalam persembahyangan tersebut dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Persembahyangan Siwaratri kali ini dipuput Ida Pedanda Gede Arimbawa, Griya Sari Denpasar. Sebagai pelengkap upacara juga turut dilaksankaan pengilen wali seperti Kidung dan Wayang.

Wakil Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan persembahyangan hari suci Siwaratri memang rutin dilaksanakan Pemkot Denpasar setiap tahunya. Namun perayaan hari suci siwaratri kali ini memang laksanakan secara sederhana dengan benar-benar menerapkan protokol Kesehatan namun tidak mengurangi makna dari perayaan hari suci Siwaratri tersebut.

"Untuk mencegah klaster-klaster baru penularan virus covid 19 dalam persembahyangan kali ini kami sangat ketat menerapkan protokol kesehatan seperti membatasi jumlah pemedek, wajib menggunakan masker dan tetap menjaga jarak, ujarnya.

Diharapkan, perayaan hari suci siwaratri, dianugrahi kekuatan serta kesehatan dalam memerangi wabah virus covid-19.

Seperti diketahui bahwa sebelumnya dalam perayaan Siwatri tahun ini Pemkot Denpasar juga sudah mengeluarkan edaran terkait pelaksanan upacara tersebut, dimana masyarakat dan pemedek diimbau untuk melaksanakan persembahyangan dari rumah dan yang terlibat dalam pelaksanaan upacara hanya sulinggih, pemangku, serati Banten, Sekaa Shanti dan penyuluh lapangan Agama Hindu. (roh)

 

Tags: