Dirut dan Wadirut Perusahaan Sepatu Tomkins (BIMA) Kompak Mundur

Dirut dan Wadirut Perusahaan Sepatu Tomkins (BIMA) Kompak Mundur (Sumber: BIMA)

JAKARTA – PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA) mengumumkan rencana perubahan kepemimpinan di jajaran direksi. Dua petinggi perseroan, yaitu Direktur Utama Bambang Setiyono dan Wakil Direktur Utama David Jahja, telah mengajukan pengunduran diri dari posisi mereka.

Surat pengunduran diri keduanya diterima oleh perseroan pada 3 November 2026. Informasi tersebut kemudian diumumkan kepada publik melalui keterbukaan informasi pada Kamis, 5 November 2026.

Manajemen menyatakan permohonan pengunduran diri Bambang dan David akan diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Perseroan memiliki waktu paling lambat 90 hari sejak menerima surat pengunduran diri untuk menyelenggarakan rapat tersebut.

“Pada tanggal 3 November 2026 Perseroan telah menerima surat pengunduran diri dari Bapak Bambang Setiyono selaku Direktur Utama Perseroan dan Bapak David Jahja selaku Wakil Direktur Utama Perseroan,” kata Corporate Secretary BIMA, Mohamad Al Hadi.

Produsen Sepatu Tomkins, Ini Bisnis Utama BIMA

Primarindo Asia Infrastructure bergerak di bidang produksi dan pemasaran sepatu olahraga serta sepatu kasual untuk pasar domestik dan internasional.

Perusahaan mulai memproduksi sepatu dengan merek sendiri pada 2003. Produk tersebut dipasarkan dengan merek Tomkins untuk pasar lokal dan kini tersedia di sekitar 385 toko di seluruh Indonesia.

Selain sepatu, kegiatan usaha perusahaan mencakup produksi tas ransel, tas bayi, serta berbagai produk lain yang berkaitan dengan perjalanan.

Bisnis tersebut menjadikan Primarindo sebagai salah satu emiten di sektor produk konsumen yang memiliki lini usaha alas kaki dan perlengkapan perjalanan.

Operasional BIMA Tetap Berjalan Normal

Meski dua pimpinan perusahaan mengajukan pengunduran diri, Primarindo Asia Infrastructure memastikan perubahan tersebut tidak mengganggu kegiatan usaha. Perseroan menyatakan kegiatan operasional tetap berjalan normal seperti biasa.

Namun, keterbukaan informasi belum menjelaskan alasan pengunduran diri Bambang Setiyono dan David Jahja. Perseroan juga belum mengumumkan nama calon pengganti kedua direksi tersebut.

Keputusan atas permohonan pengunduran diri keduanya masih menunggu RUPS sesuai ketentuan yang berlaku.

Perubahan jajaran direksi ini menjadi perhatian investor karena melibatkan dua posisi penting dalam struktur manajemen perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Tulisan ini telah tayang di ibukotakini.com oleh Bunga Citra pada 05 Nov 2026 

Justina Nur Landhiani

Justina Nur Landhiani

Lihat semua artikel
‌‌
‌‌

Related Stories