Home Bali Community Angkat Potensi Banja...

Angkat Potensi Banjar di Kompetisi Film Dokumenter

redaksi - Sabtu, 9 Januari 2021 pukul 11.17
Pihak yang terlibat dalam rangkaian Pilem Mebarung antara lain Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, Denpasar Documentary Film Festival (DDFF) dan Forum Komunikasi OSIS Kota Denpasar. Dalam sinergi tersebut, BKraf Denpasar berperan sebagai penghubung dan peramu setiap potensi yang ada. Pihak yang terlibat dalam rangkaian Pilem Mebarung antara lain Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, Denpasar Documentary Film Festival (DDFF) dan Forum Komunikasi OSIS Kota Denpasar. Dalam sinergi tersebut, BKraf Denpasar berperan sebagai penghubung dan peramu setiap potensi yang ada. (sumber: istimewa)

Denpasar - Pilem Mebarung adalah sebuah kompetisi film dokumenter antar sekaa teruna se-Kota Denpasar yang diselenggarakan dengan tujuan mengangkat potensi setiap Banjar melalui media film, khususnya film dokumenter.

Festival 2020 yang digelar secara virtual selama pandemi covid-19  berhasil mewadahi insan kreatif di Kota Denpasar dengan baik. Berbagai macam lomba yang digelar telah melahirkan yang terbaik dan apresiasi kepada para peserta diserahkan pada Jumat (8/1) di Gedung Dharma Negara Alaya, Denpasar.

Kadis Pariwisata Kota Denpasar, Dezire Mulyani, didampingi Ketua Pelaksana Harian Badan Kreatif (BKraf) Denpasar, I Putu Yuliartha dan Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana.

Ketua Pelaksana Harian Badan Kreatif (BKraf) Denpasar, I Putu Yuliartha, mengatakan penyelenggaraan Pilem Mebarung merupakan sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Lembaga, dan Komunitas Kreatif yang ada di Kota Denpasar.

Pihak yang terlibat dalam rangkaian Pilem Mebarung antara lain Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, Denpasar Documentary Film Festival (DDFF) dan Forum Komunikasi OSIS Kota Denpasar. Dalam sinergi tersebut, BKraf Denpasar berperan sebagai penghubung dan peramu setiap potensi yang ada.

"Jadi ini adalah kerja bersama yang maksud utamanya adalah mengangkat potensi setiap banjar di Kota Denpasar melalui film dokumenter” ujar Putu Yuliartha

Film Dokumenter di sini merupakan pengungkit dari sub sector kretaif lainnya di setiap banjar.

Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana mengatakan bahwa Pilem Mebarung ini merupakan hasil inovasi pimpinan yang mengarahkan kerjasama antar OPD , Lembaga dan komunitas dalam menyelenggarakan sebuah kegiatan.

“Diantara keduanya tampil BKraf Denpasar sebagai hub yang mempertemukan kedua OPD dengan komunitas – komunitas yang menguasai bidang- bidang yang ada. Dengan pola ini sumber daya yang ada dapat dimaksimalkan dan hasilnya menjadi capaian sukses bersama,” papar Hendar.