Feature
5 Kebiasaan Bikin Sepeda Motor Boros Bensin, Stop Sekarang!
JAKARTA — Beberapa waktu lalu Pemerintah RI meningkatkan harga Pertamax dan sekarang harganya mencapai Rp16.250 per liter. Meski begitu, Pertalite harganya masih Rp10.000 per liter.
Hal ini tentu bisa memicu potensi peningkatan pembeli Pertalite, karena mengingat selisih yang cukup besar antara harga Pertamax dan Pertalite. Selain itu, hal ini bisa berpotensi menambah antrian saat isi bensin di SPBU.
Dari sisi konsumen terutama pengendara sepeda motor dengan bensin jenis Pertalite, kamu bisa melakukan beberapa hal agar bensin motormu tidak boros dengan menghindari beberapa kebiasaan ini.
BACA JUGA: Pertamax Naik, Waspadai 7 Kebiasaan yang Bikin Boros Bensin Ini!
Penyebab Bensin Sepeda Motor Jadi Boros yang Harus Dihindari

Tekanan Angin Ban Tidak Cukup
Seperti yang dilansir dari Astra Honda, kondisi ban sangat berpengaruh pada penggunaan bensin. Jika tekanan angin ban motormu kurang, maka permukaan ban yang menyentuh aspal jadi semakin lebar.
Itulah yang menyebabkan kecepatan motormu jadi berkurang dan motor jadi terasa lebih lambat. Selain itu, tekanan angin ban yang kurang bisa membuat mesin motor bekerja dengan lebih keras yang akhirnya meningkatkan konsumsi bahan bakar.
BACA JUGA: Perbandingan Harga Pertamax Indonesia vs ASEAN, RI Paling Mahal!
Cara Kamu Berkendara Cukup Buruk

Gaya berkendara cukup memengaruhi penggunaan bahan bakar. Jika kamu tiba-tiba menarik gas dengan cepat dan kuat, menggeber-geber motor, maka konsumsi bahan bakar bisa meningkat.
Walau sepeda motormu dalam kondisi yang prima, konsumsi bahan bakar ini tidak akan efisien jika gaya berkendaramu tidak baik. Oleh karena itu, penting buat kamu tetap tenang dan santai saat berkendara agar penggunaan bahan bakar motor tetap efisien.
BACA JUGA: Harga Pertamax dan BI Rate Naik, Apa Kabar Daya Beli WNI?
Rantai Motor Sudah Kendur atau Belt CVT-nya Sudah Aus
Rantai motor yang sudah kendur atau belt CVT yang sudah melar bisa membuat bensin motor jadi boros. Hal ini karena rantai motor yang kendur akan membuat. tarikan pada roda jadi berat.
Kondisi ini menandakan bahwa rantai atau belt CVT motor harus diganti yang baru. Kalu sabuk CVT motor tidak segera diganti, maka konsumsi bahan bakar jadi tidak efisien, meningkat, dan belt CVT bahkan bisa putus secara tiba-tiba.
BACA JUGA: Ternyata Ini Penyebab Utama Biaya Produksi Pertamax Lebih Mahal dari Pertalite
Busi Lemah

Ciri-ciri busi motor sudah tidak layak pakai yaitu melemahnya percikan api sehingga proses pembakaran tidak optimal. Hal itu mengakibatkan daya gerak yang dihasilkan jadi lemah sehingga sepeda motor jadi kurang bertenaga.
Namun, tidak semua pengendara mengetahui hal ini. Mereka justru semakin menarik tuas gas lebih kuat agar motor bisa melaju lebih kencang.
Hal itulah yang membuat motormu jadi semakin boros bensin.
BACA JUGA: Nekat Ganti Pertamax ke Pertalite, Amankah untuk Mesin Kendaraan?
Filter Udara Kotor
Filter udara yang sudah kotor bisa menyebabkan konsumsi bensin jadi lebih boros. Hal ini karena kotoran-kotoran seperti minyak dan debu yang menempel pada filter bisa menghambat aliran udara yang masuk ke ruang bakar.
Kondisi tersebut menyebabkan volume campuran udara dan bahan bakar jadi tidak ideal. Selain itu, proses pembakaran tidak akan optimal jadi banyak bahan bakar terbuang sia-sia.
BACA JUGA: Jangan FOMO, Pertimbangkan Fakta Ini Sebelum Beli Mobil Listrik
Itu tadi beberapa hal yang membuat bensin sepeda motormu jadi semakin boros. Stop mulai sekarang!
