Feature
4 Investasi Minim Risiko Selain Deposito, Cocok Buat Pemula!
JAKARTA – Di kondisi ekonomi seperti sekarang apalagi untuk investor pemula, memilih instrumen investasi dengan tingkat risiko yang relatif rendah sering menjadi langkah awal yang lebih nyaman.
Selama ini, deposito memang sudah dikenal sebagai pilihan yang aman dan stabil, sebenarnya ada sejumlah alternatif investasi lain yang juga menawarkan tingkat risiko yang terjaga dengan peluang imbal hasil yang menarik.
Namun perlu diingat, tidak ada instrumen investasi yang benar-benar bebas risiko. Setiap pilihan investasi tetap memiliki potensi risiko, meskipun tingkatnya berbeda-beda. Karena itu, penting untuk memahami karakteristik masing-masing instrumen sebelum menempatkan dana.
BACA JUGA: Harga Emas Anjlok ke Level Terendah Sejak Februari, Saatnya Beli?
Dibandingkan instrumen berisiko tinggi seperti saham, investasi berisiko rendah umumnya memiliki pergerakan nilai yang lebih stabil sehingga lebih mudah diprediksi dalam jangka waktu tertentu.
Berikut beberapa pilihan investasi yang dapat menjadi alternatif selain deposito, seperti yang dirangkum dari laman resmi Pegadaian.
Rekomendasi Investasi Rendah Risiko Selain Deposito yang Cocok untuk Pemula

1. Emas

Emas sudah lama dikenal sebagai aset pelindung nilai yang sering menjadi pilihan saat kondisi ekonomi sedang tidak menentu. Dalam jangka panjang, harga emas cenderung mengalami kenaikan dan relatif mampu menjaga nilai kekayaan dari dampak inflasi.
Selain itu, emas memiliki tingkat likuiditas yang tinggi sehingga mudah dicairkan ketika pemiliknya membutuhkan dana. Saat ini, investasi emas juga semakin mudah dijangkau karena masyarakat dapat membeli emas dalam jumlah kecil melalui layanan tabungan emas.
Dengan modal yang relatif terjangkau, kamu bisa mulai mengumpulkan emas secara bertahap tanpa harus membeli emas batangan dalam jumlah besar.
BACA JUGA: 7 Ciri-ciri Kamu Cerdas dalam Mengelola Uang
2. Reksa Dana Pasar Uang

Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) menjadi salah satu instrumen yang banyak dipilih investor konservatif. Dana yang ditempatkan dalam produk ini umumnya diinvestasikan pada instrumen pasar uang dan surat berharga jangka pendek.
Karena berinvestasi pada aset yang relatif stabil, nilai RDPU cenderung tidak mengalami fluktuasi tajam seperti saham. Selain itu, pencairannya cukup mudah sehingga cocok digunakan untuk menyimpan dana jangka pendek atau sebagai pelengkap dana darurat.
BACA JUGA: BI Rate Jadi 5,50%, Siapa yang Paling Diuntungkan?
3. Dolar Amerika Serikat

Kamu bisa menyimpan dana dalam bentuk dolar AS sebagai salah satu alternatif investasi berisiko rendah. Sebagai mata uang global, dolar juga memiliki reputasi yang relatif kuat dan stabil dibanding banyak mata uang lainnya.
Keuntungan dapat diperoleh ketika nilai tukar dolar menguat terhadap rupiah. Di sisi lain, kepemilikan aset dalam valuta asing juga dapat membantu diversifikasi portofolio agar tidak bergantung pada satu jenis instrumen saja.
Meski demikian, investor tetap perlu memperhatikan pergerakan kurs yang dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi ekonomi global.
BACA JUGA: Pilih Investasi Dolar atau Emas, Mana yang Lebih Cuan?
4. Sukuk Tabungan dan Sukuk Ritel

Bagi investor yang menginginkan instrumen berbasis syariah, sukuk tabungan dan sukuk ritel dapat menjadi pilihan menarik. Produk ini diterbitkan dan dijamin pemerintah sehingga memiliki tingkat risiko yang relatif rendah.
Selain menawarkan keamanan yang tinggi, sukuk juga memberikan imbal hasil yang kompetitif dan dalam banyak kasus lebih menarik dibandingkan deposito. Modal awal investasi pun cukup terjangkau sehingga dapat diakses oleh berbagai kalangan masyarakat.
Itu tadi beberapa rekomendasi investasi rendah risiko yang cocok buat kamu investor pemula. Selamat mencoba!
