19 Juta UMKM di Indonesia Telah Terdigitalisasi

Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko didampingi oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq meninjau beberapa produk UMKM pada Selasa (27/12) malam di Pendopo Kajen Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. (KSP)

Pekalongan, Balinesia.id- Hingga kini sekitar 19 juta Usaha Mikro Kecil Menengah UMKM di Indonesia telah terdigitalisasi.

Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko mengatakan hal itu dihadapan 15 Dewan Pimpinan Cabang Barisan Muda Wirausaha Indonesia (BMWI) se-Jawa Tengah yang baru saja dilantik pada Selasa (27/12) malam di Pendopo Kajen Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Purnawirawan Panglima TNI tersebut mengungkapkan, pemerintah sedang menargetkan upaya digitalisasi 30 juta UMKM di tahun 2024.

"Dari target ini, hingga kini sekitar 19 juta UMKM telah terdigitalisasi," sebutnya.

Moeldoko mengapresiasi para pelaku UMKM yang terbukti memiliki daya tahan dan inovasi yang semakin berkembang.

Mantan Pangdam IV/Diponegoro itu meyakinkan, pemerintah akan memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usahanya melalui KUR atau bentuk-bentuk insentif lainnya.

 

Pekalongan memiliki brand, diantaranya sektor batik, ini harus dieksplor terus menerus untuk memenuhi keinginan pasar dan disesuaikan semangat anak-anak muda yang mengenakan batik, supaya tidak stagnan.

"Namun UMKM harus mendapatkan kemudahan. Kalau perlu dukungan KUR dan apapun itu, pemerintah harus siapkan,” tandasnya.

Dia menyerukan organisasi kepemudaan untuk bersama-sama dengan pemerintah mengembangkan potensi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), utamanya di daerah.

Organisasi harus paham tentang apa yang menjadi kesulitan bagi pelaku UMKM. Kedua, organisasi harus jadi partner strategis bagi pemda dan pemerintah pusat.

Disela-sela acara pelantikan tersebut, Moeldoko yang didampingi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, juga meninjau langsung beberapa produk UMKM khas Pekalongan, diantaranya Batik tulis, pernak-pernik hasil kerajinan tangan, olahan makanan ringan, kopi dan lain sebagainya.

Pada kesempatan itu, Moeldoko menghimbau organisasi BMWI untuk mendorong percepatan digitalisasi UMKM daerah agar jangkauan pasar dan konsumen UMKM semakin besar. ***

Bagikan

Related Stories