Profil Leonid Radvinsky, CEO OnlyFans yang Baru Saja Meninggal Dunia

Profil Leonid Radvinsky, CEO OnlyFans yang Baru Saja Meninggal Dunia (https://www.linkedin.com/in/leoradvinsky/)

JAKARTA — OnlyFans adalah suatu platform yang dibuat pada tahun 2016 lalu dan kerap digunakan oleh pengguna berbayar mengakses berbagai konten seperti foto, video, atau siaran langsung. Meski begitu, platform OnlyFans dilarang di Indonesia.

Baru-baru ini tersiar kabar bahwa CEO sekaligus pemilik OnlyFans, Leonid Radvinsky meninggal dunia di usia 43 tahun pada 20 Maret 2026 lalu. Dilansir dari The Economic Times, Leonid Radvinsky meninggal setelah melawan kanker.

Kepergiannya membuat orang bertanya-tanya mengenai bisnis, kehidupan pribadi, hingga masa depan platform yang telah ia kembangkan. Oleh karena itu, simak profil Leonid Radvinsky, CEO OnlyFans berikut ini.

BACA JUGA: 11 Tokoh yang Berhasil Menangkan Grammy Meski Bukan Musisi

Latar Belakang Leonid Radvinsky CEO OnlyFans

Latar Belakang Leonid Radvinsky CEO OnlyFans

Leonid Radvinsky seperti yang dilaporkan oleh The Economic Times, lahir di Odesa, Ukraina. Setelah itu, ia pindah ke Amerika Serikat dan memiliki kewarganegaraan Ukraina-Amerika.

Leonid Radvinsky diketahui menempuh pendidikan di jurusan ekonomi di Northwestern University yang turut mendukung perjalanan bisnisnya di bidang teknologi.

BACA JUGA: Ungkap Profil Pandji Pragiwaksono yang Tampil di Mens Rea

Karier Awal Leonid Radvinsky CEO OnlyFans

Saat memulai kariernya, Leonid Radvinsky diketahui bekerja mengelola situs yang berkaitan dengan konten dewasa. Seperti yang dilaporkan Forbes, tidak ada bukti aktivitas ilegal dari pekerjaannya, tapi Radvinsky mampu menghasilkan uang dari sistem klik.

Kesuksesan terbesar Radvinsky justru datang usai mengakuisisi platform OnlyFans, yang kemudian menjadi sumber utama kekayaannya. Bahkan, pada 2021, ia resmi masuk ke dalam daftar miliarder.

BACA JUGA: Mengungkap Profil dan Jumlah Harta Kekayaan Gus Yahya, Ketum PBNU yang Dipecat

Peran Leonid Radvinsky di OnlyFans

Pada tahun 2018, Leonid Radvinsky membeli OnlyFans ketika platform tersebut masih relatif kecil. Namun, di bawah kepemimpinannya, akhirnya OnlyFans jadi berkembang pesat yang memungkinkan kreator memperoleh penghasilan langsung dari pengguna.

Popularitas OnlyFans melonjak ketika pandemi COVID-19, saat banyak orang mencari sumber penghasilan alternatif.

Meski OnlyFans awalnya dikenal sebagai platform untuk berbagi konten dewasa, platform ini juga dimanfaatkan oleh kreator dari berbagai bidang lainnya seperti pelatih kebugaran, musisi, dan edukator.

Model bisnis ini berhasil mengubah cara monetisasi konten di internet.

Kekayaan Leonid Radvinsky CEO OnlyFans

Kekayaan Leonid Radvinsky CEO OnlyFans

Menurut laporan Forbes, kekayaan Leonid Radvinsky mencapai sekitar 4,7 miliar dolar AS saat ia meninggal. Bahkan, pada 2025, estimasi kekayaannya berada di kisaran 3,8 hingga 7,8 miliar dolar AS.

Sebagian besar pendapatannya berasal dari OnlyFans, yaitu pendapatan platform sekitar 1,4 miliar dolar AS (2024), total pengeluaran pengguna sekitar 7,2 miliar dolar AS, dan dividen yang diterima sekitar 1,8 miliar dolar AS.

Leonid Radvinsky pun masuk dalam daftar orang terkaya dunia versi Forbes.

Meski beberapa laporan menyebutkan bahwa Leonid Radvinsky sempat dalam pembicaraan menjual OnlyFans dengan valuasi sekitar 8 miliar dolar AS, hingga usai kepergiannya kelanjutan rencana ini masih belum jelas.

Itu tadi penjelasan mengenai profil dan kekayaan Leonid Radvinsky, CEO OnlyFans yang dikabarkan meninggal dunia pada 20 Maret 2026 lalu.

Justina Nur Landhiani

Justina Nur Landhiani

Lihat semua artikel

Related Stories