Feature
Cara Mengatasi Post Holiday Blues yang Bikin Lesu Usai Libur Panjang
JAKARTA — Masyarakat Indonesia baru-baru ini merayakan banyak hari libur dan cuti bersama, mulai dari libur Hari Raya Nyepi hingga Idulfitri. Waktu liburan yang panjang ini tentu sangat dinanti-nanti banyak orang karena bisa istirahat sejenak dari aktivitas sehari-hari dan mengunjungi berbagai destinasi wisata atau sekadar wisata kuliner.
Meski begitu, usai periode liburan yang panjang seperti sekarang, hal ini menimbulkan masalah sendiri yaitu para pekerja yang merasa enggan untuk kembali ke pekerjaan sehari-hari.
Jika Anda merasakan hal yang serupa, sebetulnya hal itu wajar. Fenomena ini dikenal dengan istilah post holiday blues atau sindrom yang muncul usai liburan panjang seperti libur Lebaran, yang dapat memengaruhi fisik dan mental.
BACA JUGA: 3 Rekomendasi Film Horor Cocok untuk Nonton Bareng Sahabat
Apa Itu Sindrom Post Holiday Blues?

Dilansir dari laman resmi Kemenkes, post holiday blues adalah suatu kondisi mental yang sering muncul usai masa liburan. Gejala post holiday blues seperti merasa sedih, lesu, lelah, minim motivasi, dan sulit kembali menyesuaikan diri dengan rutinitas sehari-hari setelah menikmati pengalaman yang menyenangkan selama periode liburan.
Ada beberapa hal yang menyebabkan post holiday blues, seperti terjadi perubahan lingkungan, letih secara fisik dan mental usai liburan mengunjungi berbagai tempat, hingga kekecewaan karena harus kembali dengan rutinitas sehari-hari.
Setelah menikmati waktu bersantai yang jarang didapatkan, memang wajar jika seseorang sulit kembali fokus melaksanakan kewajiban dengan serius, sehingga muncul kondisi post holiday blues ini.
BACA JUGA: 10 Tips Wisata Religi di Masjid Sheikh Zayed Solo
Cara Mengatasi Post Holiday Blues

1. Lakukan Aktivitas Sehari-hari Secara Bertahap
Saat Anda kembali ke rumah usai liburan, mungkin Anda akan merasa tertekan karena terbayang-bayang apa saja yang harus dilakukan. Namun, lebih baik Anda tidak terlalu memaksakan diri untuk langsung kerja keras usai liburan.
Jika memungkinkan, coba sisihkan satu atau dua hari istirahat sebelum kembali bekerja, agar mental lebih siap.
2. Atur Pola Tidur dan Pola Makan
Saat liburan mungkin pola tidur dan pola makan Anda jadi kacau atau mengalami perubahan. Ketika dua hari istirahat usai liburan, coba kembalikan kebiasaan pola makan dan tidur sehari-hari dengan tidur yang cukup dan konsumsi makanan bergizi.
Hindari mengonsumsi makanan berat atau yang tidak menyehatkan agar tubuh Anda lebih segar dan bertenaga.
BACA JUGA: Ternyata Ini 5 Penyebab Utama Anda Diare Usai Lebaran
3. Bawa Energi Positif dari Liburan
Kenangan yang Anda peroleh dari liburan tidak perlu Anda lupakan usai berakhirnya perjalanan. Anda tetap bisa terhubung dengan nuansa liburan yang menyenangkan dengan cara mendengarkan musik atau melihat foto liburan yang telah Anda ambil.
4. Buat Rencana Baru
Post holiday blues salah satu penyebabnya adalah Anda mengetahui bahwa kesenangan telah berakhir.
Untuk mengatasinya, Anda bisa mencoba merencanakan hal-hal kecil yang membuat Anda gembira, seperti melakukan olahraga favorit Anda, berkumpul dengan teman di akhir pekan dan sebagainya.
BACA JUGA: 5 Rekomendasi Destinasi Wisata untuk Keluarga di Semarang
5. Fokus pada Hal-hal yang Bisa Disyukuri
Ganti perasaan sedih dan kecewa karena liburan yang berakhir dengan mencoba bersyukur dan meletakkan perhatian pada hal-hal positif yang terjadi di sekitar Anda.
Bersyukur atas pengalaman yang menyenangkan ketika liburan dan kesempatan untuk kembali ke rutinitas akan membantu Anda mengatasi post holiday blues.
Itu tadi beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi post holiday blues usai libur panjang seperti libur Lebaran.
