Film
Jumat, 23 Januari 2026 10:45 WIB
Penulis:Redaksi
Editor:Redaksi

JAKARTA – Seperti tradisi Hollywood pada umumnya, patung Oscar berlapis emas sudah menjadi bagian dari ajang Academy Awards sejak penyelenggaraan perdananya pada 1929.
Trofi legendaris ini menampilkan sosok ksatria yang menggenggam pedang dan berdiri di atas gulungan film dengan lima jari-jari. Lima bagian tersebut merepresentasikan lima divisi awal Academy of Motion Picture Arts and Sciences, yakni aktor, sutradara, produser, teknisi, dan penulis.
Dilansir dari History, secara resmi, patung ini dikenal sebagai Academy Award of Merit. Patung kecil setinggi 13,5 inci dengan berat 8,5 pon ini baru secara resmi dijuluki “Oscar” pada tahun 1939.
Asal-usul nama tersebut tidak diketahui secara pasti, namun sering dikaitkan dengan pustakawan Akademi bernama Margaret Herrick, yang konon mengatakan patung tersebut mengingatkannya pada pamannya yang bernama Oscar ketika pertama kali melihatnya.
Patung Oscar yang dirancang oleh direktur seni MGM, Cedric Gibbons yang juga terlibat dalam berbagai film terkenal seperti The Wizard of Oz dan Julius Caesar, Oscar awalnya dibuat dari perunggu berlapis emas. Namun, selama Perang Dunia II ketika bahan baku sulit diperoleh, penghargaan ini dibuat dari plester yang dicat.
Pada tahun 1982, bagian inti patung tersebut diganti dengan logam Britannia, yaitu paduan yang menyerupai timah. Kemudian, pada tahun 2016, pihak Academy kembali menggunakan inti perunggu padat yang dilapisi emas 24 karat.
Upacara Academy Awards telah mengalami berbagai perubahan dari waktu ke waktu. Ketika Oscar pertama kali diberikan pada tahun 1929, para pemenang diumumkan tiga bulan sebelumnya. Setelah itu, daftar pemenang dibagikan terlebih dahulu kepada surat kabar dengan kesepakatan untuk dipublikasikan pada pukul 11 malam di malam acara.
Namun, pada tahun 1940, surat kabar Los Angeles Times memuat nama pemenang lebih awal dari yang disepakati, sehingga sistem tersebut akhirnya dihentikan. Sejak tahun berikutnya, sistem amplop tertutup yang masih digunakan hingga kini mulai diterapkan.
Perubahan penting lainnya terjadi pada tahun 1953 ketika upacara Oscar untuk pertama kalinya disiarkan di televisi, dengan Bob Hope dan Conrad Nagel sebagai pembawa acara.
Sepanjang sejarahnya, acara ini pernah ditunda sebanyak empat kali yaitu pada tahun 1938 selama satu minggu akibat banjir di California; pada tahun 1968 selama dua hari setelah pembunuhan Martin Luther King Jr.; pada tahun 1981 selama 24 jam menyusul penembakan Presiden Ronald Reagan; serta pada tahun 2021 akibat pandemi COVID-19.
Dalam sejarah Academy Awards yang hampir berusia 100 tahun, beberapa film dan artis telah mencetak rekor abadi. Walt Disney hingga kini masih menjadi orang dengan perolehan Oscar terbanyak, yaitu 22 kemenangan kompetitif serta empat penghargaan kehormatan.
Tiga film yaitu Ben-Hur (1959), Titanic (1997), dan The Lord of the Rings: The Return of the King (2003), berbagi rekor sebagai film dengan jumlah kemenangan terbanyak, masing-masing meraih 11 patung Oscar.
Pada ajang Academy Awards ke-98, film Sinners mencetak sejarah dengan memperoleh 16 nominasi, melampaui rekor sebelumnya sebanyak 14 nominasi yang dipegang oleh All About Eve (1950), Titanic (1997), dan La La Land (2016).
Meskipun memenangkan Oscar membawa prestise yang tinggi, para pemenang tidak diperbolehkan menjual patung tersebut untuk memperoleh keuntungan.
Sejak tahun 1950, penerima penghargaan diwajibkan menandatangani perjanjian yang menyatakan bahwa mereka maupun ahli warisnya tidak boleh menjual patung Oscar tanpa terlebih dahulu menawarkannya kembali kepada Academy dengan harga US$1.
Dilansir dari BBC, Hollywood telah mengumumkan daftar nominasi Oscar 2026 yang akan memberikan penghargaan kepada para bintang dan film terbaik di industri perfilman selama 12 bulan terakhir.
Film Sinners memimpin dengan torehan 16 nominasi, mencetak rekor baru sebagai film dengan jumlah nominasi Oscar terbanyak, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh All About Eve (1950), Titanic (1997), dan La La Land (2016).
Di posisi berikutnya, One Battle After Another meraih 13 nominasi. Sementara itu, Marty Supreme, Frankenstein, dan Sentimental Value masing-masing memperoleh sembilan nominasi, sedangkan Hamnet mengantongi delapan nominasi.
Ajang penghargaan tersebut akan digelar pada 15 Maret dan dipandu oleh komedian asal Amerika Serikat, Conan O’Brien. Dan berikut daftar lengkap nominasi Piala Oscar 2026:
Bugonia
Frankenstein
F1
Hamnet
Marty Supreme
One Battle After Another
The Secret Agent
Sentimental Value
Sinners
Train Dreams
Timothée Chalamet - Marty Supreme
Leonardo DiCaprio - One Battle After Another
Ethan Hawke - Blue Moon
Michael B Jordan - Sinners
Wagner Moura - The Secret Agent
Jessie Buckley - Hamnet
Rose Byrne - If I Had Legs I’d Kick You
Kate Hudson - Song Sung Blue
Renate Reinsve - Sentimental Value
Emma Stone - Bugonia
Elle Fanning - Sentimental Value
Inga Ibsdotter Lilleaas - Sentimental Value
Amy Madigan - Weapons
Wunmi Mosaku - Sinners
Teyana Taylor - One Battle After Another
Benicio del Toro - One Battle After Another
Jacob Elordi - Frankenstein
Delroy Lindo - Sinners
Sean Penn - One Battle After Another
Stellan Skarsgård - Sentimental Value
Paul Thomas Anderson - One Battle After Another
Ryan Coogler - Sinners
Josh Safdie - Marty Supreme
Joachim Trier - Sentimental Value
Chloé Zhao - Hamnet
Bugonia
Frankenstein
Hamnet
One Battle After Another
Train Dreams
Blue Moon
It Was Just an Accident
Marty Supreme
Sentimental Value
Sinners
Dear Me - Diane Warren: Relentless
Golden - KPop Demon Hunters
I Lied to You - Sinners
Sweet Dreams of Joy - Viva Verdi!
Train Dreams - Train Dreams
Bugonia
Frankenstein
Hamnet
One Battle After Another
Sinners
It Was Just an Accident
Sentimental Value
Sirât
The Secret Agent
The Voice of Hind Rajab
Arco
Elio
KPop Demon Hunters
Little Amélie or the Character of Rain
Zootopia 2
Come See Me in the Good Light
Cutting Through the Rocks
Mr. Nobody Against Putin
The Alabama Solution
The Perfect Neighbor
Avatar: Fire and Ash
Frankenstein
Hamnet
Marty Supreme
Sinners
Frankenstein
Kokuho
Sinners
The Smashing Machine
The Ugly Stepsister
Frankenstein
Hamnet
Marty Supreme
One Battle After Another
Sinners
Frankenstein
F1
One Battle After Another
Sinners
Sirât
F1
Marty Supreme
One Battle After Another
Sentimental Value
Sinners
Frankenstein
Marty Supreme
One Battle After Another
Sinners
Train Dreams
Avatar: Fire and Ash
F1
Jurassic World Rebirth
Sinners
The Lost Bus
A Friend of Dorothy
Butcher’s Stain
Jane Austen’s Period Drama
The Singers
Two People Exchanging Saliva
Butterfly
Forevergreen
Retirement Plan
The Girl Who Cried Pearls
The Three Sisters
All the Empty Rooms
Armed Only with a Camera: The Life and Death of Brent Renaud
Children No More: Were and Are Gone
The Devil Is Busy
Perfectly a Strangeness
Hamnet
Marty Supreme
One Battle After Another
Sinners
The Secret Agent
Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Distika Safara Setianda pada 23 Jan 2026